Tanggap Darurat Bencana Gempa KLU diTambah 14 Hari Lagi

Danrem 162/WB, Kolonel Czi, Ahmad Rizal Ramadhani (kiri) saat di wawancara usai rapat evalaluasi didepan kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (10/82018)

TANJUNG,KANALINDONESIA.COM: Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramadhani jelaskan bahwa tanggap darurat bencana gempa di KLU ditambah menjadi 14 hari. Hal ini di ungkapnya berdasarkan hasil rapat evaluasi bersama BPBD, LSM juga stekholder terkait yang menangani bencana gempa ini.

“Kemungkinan besar tanggap darurat ini akan dilanjutkan sampai 14 hari kedepan,” ungkap Rizal, Jumat (10/8/2018).

Rizal menjelaskan, sesuai keputusan  Gubernur NTB beberapa waktu lalu (red). Memang, tanggap daruratnya hanya sampai tanggal 11. Namun melihat intensitas gempa saat ini mengharuskan tetap waspada. Sehingga membuat kemungkinan tanggap darurat ditambah hingga 14 hari kedepan.

“Dengan adanya gempa susulan kemarin membuat waktunya akan kita undur dulu,” katanya.

Lanjutnya,akibat gempa yang berkekuatan 6,4 Skala Richter kemarin itu, Kamis (9/8/2018). Menyebabkan kerusakan bangunan bertambah dan korban meninggal juga sebanyak 2 orang dan itu di kota Mataram.

Beberapa posko bantuan juga sudah di bangun oleh anggota BNPB maupun TNI juga Polri.  Hal ini dikarenakan adanya bantuan teman-teman dari LSM dan pengusaha. Sehingga posko bantuan bisa terbangun di tempat yang belum terbangun.

“Dalam waktu dekat kami juga akan manambah personil,” jelasnya.

Lanjut Rizal, dalam waktu dekat ini, akan datangkan satu resimen mines dari Mensikoom, juga di datangkan 3 batalyon dari Jakarta.

Alat berat berupa ekskavator, beko  loader dan truk juga akan didatangkan dan dikerahkan untuk membantu mengevakuasi reruntuhan yang ada di sekitar wilayah yang terdampak.

“Dan untuk pengungsi memang saat ini belum terdata dengan maksimal,” tandasnya.

Hal ini dikarenakan, masyarakat yang terdampak tidak terlokalisir di satu tempat. Hal ini yang membuat proses pendataannya susah. Masyarakatnya lebih senang tinggal di depan rumah mereka masing-masing.

Namun tetap anggota dari Babinsa dan  Babinkamtibmas juga aparatur kepala desa turun melakukan pendataan. Saat ini prosesnya sedang berjalan, Insya Allah 1-2 hari lagi datanya segera diproses.

“Minggu ini kita usahakan sebisa mungkin agar bisa terdata semua,” pungkasnya.(idam)