Dua Pelaku Pengeroyokan di Alfamart Donorojo Dibekuk Polisi

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Dua orang berinisial AZ dan ARF ditangkap polisi karena disangka telah melakukan pengeroyokan terhadap pegawai Alfamart di wilayah Donorojo, pada Kamis (2/8/2018) lalu.

AKP Imam Buchori Kasatreakrim Polres Pacitan, mengatakan,” berdasarkan informasi yang sedang ramai ada di media sosial, bahwa ada kejadian perampokan Alfamart di wilayah Donorojo. Namun pihak Satreskrim Pacitan belum mendapat laporan, jajaran Satreskrim langsung meluncur ke TKP. Setelah di TKP ternyata bukan kejadian perampokan melainkan penganiayaan karyawan Alfamart yang dikeroyok oleh dua pemuda yang bermotif dendam

” karena kejahatan perampokan adalah salah satu atensi bagi kami,” kata kasatreskrim. Senin ( 13/8/2018 ).

“Saat itu juga petugas langsung meminta hasil rekaman CCTV dan menemukan barang bukti yang digunakan kedua pelaku. Berdasarkan hasil rekaman di CCTV petugas langsung mengadakan pencarian di berbagai Medsos, dan dalam 7 hari polisi langsung menangkap kedua pengeroyok tersebut dan langsung dibawa ke Polres beserta barang bukti satu unit mobil jenis Suzuki R 3 dengan nopol AE 1528 XB dan beberapa alat yang dipakai menganiaya korban. Saat ini korban menjalani perawatan di Puskesmas Donorojo,” ungkap Kasatreskrim.

Baca:  Ribuan Baby Lobster Dikembalikan ke Habitatnya

Kasubag Humas Polres Pacitan AKP Sudjatmin juga menjelaskan,”pengeroyokan ini dipicu bahwa mobil yang dikendarai kedua tersangka diserempet oleh korban dengan mengendarai yamaha vixion di wilayah Bliruk. kedua tersangka AZ dan ARF langsung mengenali penyerempet mobilnya ( red-korban ) karena memakai baju seragam Alfamart,” jelasnya.

Sudjatmin memambahkan, usai kedua tersangka memeriksa body mobilnya,kedua tersangka pulang. Namun tak sampai di situ saja, keesokan harinya kedua tersangka AZ dan ARF merasa dendam dan mencari pelaku penyerempet mobilnya tempo hari. Kedua pelaku langsung menuju Alfamart Donorojo dan ternyata ada ditempat kerja, tak banyak basa basi kedua tersangka AZ dan ARF langsung memukul dengan memakai besi dan beberapa kepalan tangan dilontarkan di kepala korban.

Baca:  Dikabarkan Jembatan Kembar Penghubung Tuban-Lamongan Ambrol

” Begitu korban sudah tak berdaya kedua tersangka langsung kembali ke mobil dan meninggalkan tempat kejadian. Tak pelak warga yang menyaksikan pengeroyokan itu langsung melaporkan ke Polsek dan membawa korban ke Puskesmas untuk mendapat perawatan,” imbuh Sudjatmin.

Dalam 7 hari setelah kejadian, polisi menangkap kedua tersangka pelaku. Kedua tersangka pelaku kini dijerat Pasal 170 Ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara selama tujuh tahun.( Bc )