4 Pengedar Sabu di Jombang, Dicokok Polisi

pelaku pengedar sabu saat diamankan Polisi

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM :Aparat Kepolisian dari Polsek Mojowarno, berhasil menangkap 4 orang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di sejumlah lokasi yang berbeda. Operasi penangkapan para pelaku pengedar sabu ini dilakukan pada hari Minggu (12/8) dan Senin (13/8). Dari penangkapan keempat pelaku, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Empat tersangka yang berhasil dijebloskan ke sel tahanan Polsek tersebut yakni, YYS (25) warga RT 002/ RW 004 Kelurahan Jalan Baru Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu yang kontrak di Perum Metro Desa Tunggorono, MAS (19) warga Desa Candimulyo Kecamatan Jombang serta YP (29), dan DGP (25) warga Desa Candimulyo Kecamatan Jombang, yang kontrak di Dusun Kapas Desa Dukuhklopo Kecamatan Peterongan.

Baca:  DPRD Lamongan: Sahkan Enam Perda Larang Sewakan Waduk

“Dari penangkapan TKP Desa Dapurkejambon dengan pelaku YYS dan YP disita sebuah HP Oppo , sedotan berisi sabu 0,24 gram, alat hisap dan kprek api. Dari TKP Dusun Kapas Desa Dukuhklopo dengan pelaku DGP dan MAS disita sabu seberat 0,24 gram dan 0,29 gram, timbangan digital , dua bendel plastik klip kosong, satu bendel sedotan, sebuah sekrop dari sedotan, HP merek coolpad, alat hisap, pipet, sekrop kecil dari sedotan, dua lintingan grenjeng rokok, korek api dan uang Rp 450 ribu,” papar Kasubbag Humas Polres Jombang, Iptu Sarwiadji, Selasa (14/8).

Masih menurut penjelasan Sarwiaji, penangkapan bermula dari pengembangan atas keterkaitan penyalahgunaan narkotika dengan pelaku lain yang telah diamankan terlebih dahulu. Dari pengembangan yang dilakukan, polisi akhirnya berhasil mengantongi identitas para pelaku lain.

Baca:  Dari 16 Parpol Peserta Pemilu 2019, Hanya 14 Parpol yang Mendaftarkan Bacalegnya di KPU Jombang

“Minggu (12/8) sekitar pukul 21.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap YYS dan YP. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan memperoleh informasi identitas DGP dan MAS. Keduanya ditangkap Senin (13/8) sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar Sarwiadji.

Imbuh Sarwiaji, untuk saat ini, para pelaku masih dalam pemeriksaan mendalam untuk kepentingan pengembangan kasusnya. “Untuk YYS dan YP terancam Pasal 112 (1) Jo Pasal 127 (1) huruf a Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sesangkan DGP dan MAS diancam Pasal 114 (1) Jo Pasal 112 (1) Jo Pasal 127 (1) huruf a Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya.(elo)