Paguyuban Tosan Aji dan Keris Bentuk Senapati Nusantara

Anggota paguyuban Tosan Aji dan Keris se-Nusantara

KANALINDONESIA.COM : Sejumlah pelestari Tosan Aji dan Keris dari seluruh nusantara menggelar rembug dan jagong keris yang dilanjutkan dengan deklarasi Serikat  Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (Senapati Nusantara), di Tambak Kemangi Resort, Ponorogo, Selasa(04/10/2016).

Dibentuknya paguyuban tersebut bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kepada masyarakat tentang apa itu keris sekaligus pelestariannya.

Selain itu digelarnya kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut karena belum adannya wadah yang jelas bagi paguyuban-paguyuban tosan aji dan keris, pengrajin dan juga pedagang keris di Indonesia.

“Rembug dan Jagongan Keris Nusantara ini kita selenggarakan bertujuan untuk membentuk suatu wadah bagi pelestari tosan aji. Dan hasilnya kita sepakat dengan membentuk Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (Senapati Nusantara),”ucap MM Hidayat, ketua pelaksana Senapati Nusantara, saat ditemui di Tambak Kemangi Resort, Jalan Ir Juanda Ponorogo.

Baca:  Padepokan Panembahan Carang Agung Gelar Pawai Obor Dan Kirab Pusaka

Lebih lanjut M M Hidayat menjelaskan,“sebagaimana diketahui Keris Indonesia telah terdaftar UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia sejak 25 November 2005,” kata M.M Hidayat .

Dikatakanya, sebagai tindak lanjut rencanannya akan digelar konggres pada Februari 2017 nanti. Senapati Nusantara saat ini juga memiliki pekerjaan rumah, diantarannya ada aliran garis keras yang menentang keris yang dianggap musryik.

“Yang menganggap musrik sebenarnya adalah karena mereka belum mengerti dan paham tentang keris, dan kami kasihan pada mereka. Salah satunya adalah akun facebook yang menginjak-injak keris sebagai warisan budaya ,” kata MM Hidayat.(AD)