Sidak Penjual Kambing Kurban, Petugas Dinas Peternakan Berikan Suntikan Vitamin

sejumlah petugas dari Dinas Peternakan Jombang, saat mendatangi sejumlah pedagang kambing kurban di sekitar wilayah Diwek 

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Jelang peringatan hari raya Idul Adha 1439H yang jatuh pada 22 Agustus 2018. Sejumlah petugas dari peternakan Jombang, melakukan pengecekan terhadap ratusan kambing kurban yang dijajakan oleh sejumlah pedagang kambing di sekitar wilayah Diwek Jombang.

Usai melakukan pengecekan, kambing kurban yang dijual pedagang tersebut dinyatakan sehat. Bahkan ada salah satu kambing milik pedagang yang diberikan suntikan vitamin.

Kasi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan (P3S) Dinas peternakan Kabupaten Jombang, Azis Darianto, mengatakan tidak ada hewan yang terjangkit penyakit berbahaya. Namun ada satu hewan yang diberikan vitamin.

Baca:  Muluskan Skenario Koalisi Pilkada, Partai Demokrat Rubah Komposisi Anggota di DPRD

“Ada satu ekor yang kakinya terjerat tali, mungkin kambingnya kesakitan. Kita kasi vitamin untuk meningkatkan ketahanan kondisi tubuhnya,” ujar Azis pada sejumlah jurnalis, Selasa (22/8/2018).

Masih menurut penjelasan Azis, dari hasil pengecekan kondisi kesehatan hewan kurban, tim menemukan salah satu kambing yang mengalami kelainan, akan tetapi kambing tersebut masih dikategorikan kambing sehat untuk kurban.

“Ada yang sanglir (red : kambing hanya mempunyai satu testis) satu ekor, tapi itu masih masuk dalam kategori sehat, itu hanya kelaian secara fisik,” tutur Azis.

Dengan adanya beberapa temuan tadi, lanjut Azis, pihak P3S Dinas peternakan, menghimbau pada pedagang agar kambing yang kakinya sakit karena terjerat tali, untuk diistirahatkan. Sedangkan untuk yang mengalami kelainan itu tergantung dari pembeli.

Baca:  Dugaan Korupsi PBKM Madiun,  KPK Geledah Ruang Adbang

“Kita himbau yang kambing terjerat tali agar diistirahatkan dulu, saya kira nanti sore sudah pulih lagi. Kalau yang sanglir itu monggo tergantung pembelinya masing-masing, kalau secara keyakinan dianggap gak masalah ya monggo, tapi yang jelas untuk secara kesehatan, kami nyatakan ndak ada masalah,” tukas Azis.

Sementara itu, Hambali, salah satu pedagang kambing kurban yang mangkal di lapangan Diwek Jombang itu, mengaku senang dengan adanya sidak kesehatan kambing kurban yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Jombang.

“Menurut saya pemeriksaan ini memang baik, supaya kesehatan kambing jualannya saya bisa dipastikan sehat dan layak jual oleh petugas,” pungkasnya.(elo)