Muhamadiyah Kota Kediri Kembali Bergolak

Puluhan Warga Muhamadiyah saat mendatangi Masjid Ngadisimo yang Isunya akan dibuat Kordinasi oleh Plt PDM

KANALINDONESIA.COM : Semua warga Muhamadiyah kota Kediri dari berbagai wilayah Kecamatan Pesantren dan Kecamatan Mojoroto tak menyetujui adanya Plt di Pimpinan Daerah ( PD) Muhamadiyah Kota Kediri. Warga Muhamadiyah menganggap Pimpinan Wilayah ( PW) Muhadiyah Jatim telah melanggar aturan yang ada.

Ali Mursidi Sekretaris PD Muhamadiyah Kota Kediri yang ikut dipecat dalam keteranganya mengatakan,”kami warga Muhamadiyah Kota Kediri tak rela dengan cara PWM melakukan tindakan semena-mena pada kami PDM,”ungkap Ali saat ditemui di Masjid Ngadisimo, Rabu (05/10/2016) malam.

Dalam keteranganya para warga memang mendengar bila mau diadakan pertemuan antara Plt PDM bentukan PWM mau koordinasi dengan organisasi dibawah naungan Muhamadiyah,”makanya kita mendatangi masjid ini, infonya di Masjid Ngadisimo, nggak tau kok sepi,”ungkap Ali.

Baca:  ​Gie Yong Bio Klenteng Pahlawan Warga Lasem

Ditambahkanya,”pada intinya pihak Pimpinan Cabang Muhamadiyah menolak keberadaan Plt Ketua PD Muhamadiyah dikota kediri,”tegas Ali.

Terpisah, Tjejep Yasin Ketua MPKU Muhamadiyah dalam keteranganya mengatakan jika PDM Kota Kediri bakal menggugat PWM terkait pemecatan beberapa struktur PDM Kota Kediri periode 2015 – 2020, “kami akan menggugat pihak PWM terkait dengan pemecatan ketua PDM yang sudah definitif, Jumat besok akan kami kirim,” kata Tjejep yang hadir di Masjid Ngadisimo kota Kediri, Rabu (05/10/2016) malam.

Untuk diketahui , pihak PWM Muhamadiyah Jawa Timur memang telah memecat kepemimpinan PD Muhamadiyah Kota Kediri periode 2015 – 2020 terkait dengan polemik internal yang ada dalam PD Muhamadiyah Kota Kediri. Alasan PW Muhamadiyah memecat karena ingin menyelamatkan nama Muhamadiyah dan amal usaha Muhamadiyah dalam segala bidang.(G.Marmoyo)

Baca:  Sebanyak 12 Ton Bahan Baku Pil PCC Distok dari Cina dan India