KPK Tetapkan Idrus Marham Sebagai Tersangka

istimewa

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri sosial Idrus Marham menjadi tersangka dalam kasus suap pembangunan PLTU Riau-1.

Bahkan Idrus mengaku jika dirinya telah mengantongi Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemarin saya sudah menerima pemberitahuan penyidikan kemarin sore. Yang namanya penyidikan statusnya sudah tersangka,” kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan.

Idrus tidak menjelaskan keterlibatannya dalam kasus tersebut hingga ditetapkan sebagai tersangka. “Biarkan itu kita hormati KPK,” katanya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Idrus sudah dua kali diperiksa sebagai saksi oleh komisi anti rasuah.

Dalam kesaksiannya, Idrus menyatakan memiliki hubungan dekat dengan tersangka kasus itu yaitu Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih dan pemegang saham BlackGold Natural Resources Ltd., Johanes Budisutrisno Kotjo.

Baca:  KPK Sesalkan Remisi Napi Korupsi