Arkeologi Kaji Struktur Batu Bata Kuno di Mojojajar

Caption foto : tim arkeolog saat melakukan penelitian temuannya

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur di Trowulan akan melakukan eskavasi di struktur bangunan batu bata kuno yang ditemukan warga di Dusun Gapuro, Desa Mojojajar, Kecamatan, Kemlagi Kabupaten Mojokerto.

Kasub Unit Penyelamatan dan Pengamanan, BPCB Jawa Timur, Ahmad Hariri menuturkan bahwa, tim sudah turun dan melakukan penelitian awal pada Jumat pekan lalu.

“Kita juga sudah mengirim surat resmi untuk meminta kajian arkeologis di lokasi. Untuk kajian arkeologis, BCPB Trowulan memutuskan untuk memprioritaskan temuan itu,” ungkapnya.

Masih menurut Hariri, karena diduga temuan warga di bawah pembangunan gedung posyandu tersebut mempunyai nilai historis. Selain itu, BPCB Jawa Timur juga khawatir warga akan menggali sendiri sehingga BPCB Jawa Timur juga merekomendasi pemindahan pembangunan gedung Posyandu di lokasi temuan sehingga tim arkeologi bisa melakukan eskavasi.

Baca:  Waduk Sugihwaras Kering, Petani Manfaatkan Penanaman Palawija

“Keputusan untuk turun dan mengkaji arkeologis di Dusun Gapuro memang membuat beberapa garapan BPCB di tempat lain seperti di Ponorogo harus tertunda karena penemuan tersebut lebih diprioritaskan. Rencananya, BPCB akan melakukan kajian arkeologis dan eskavasi mulai bulan Novembe sampai Desember nanti,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto, Ustadzi Rois menambahkan, jika pihaknya telah berkomunikasi dengan BPCB Jawa Timur untuk segera menurunkan tim arkeologis.

“Warga di sekitar lokasi itu juga butuh kepastian terkait struktur kuno itu. Kami berharap bisa segera dieskavasi struktur kuno itu,” pungkasnya.(elo)