BPBD Jombang : 4 Kecamatan di Jombang Rawan Longsor

ilustrasi longsor

KANALINDONESIA.COM : Dari hasil pemetan kawasan rawan bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, terdapat empat kecamatan di Kabupaten Jombang masuk dalam daerah berpotensi rawan longsor.

Kepala BPBD Jombang, Nur Huda menuturkan terkait titik-titik kerawanan bencana longsor tersebut. Empat kawasan rawan longsor itu masing-masing Kecamatan Wonosalam, Bareng, Mojowarno, serta Kecamatan Mojoagung.

“Empat kecamatan itu masuk dalam gugusan perbukitan. Sehingga rawan bencana longsor,” ungkapnya.(06/10/2016)

Untuk meminimalisir terjadinya bencana longsor, BPBD Jombang sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Semisal memasang alat pendeteksi longsor atau EWS (erly warning sistem). Kemudian membuka posko bencana di masing-masing kecamatan tersebut.

Ketika disinggung terkait bagian mana wilayah potensi bencana banjir? Nur Huda mengatakan, selain berpotensi longsor, empat kecamatan tersebut juga rawan banjir. Karena kawasan tersebut masuk dalam sub daerah aliran sungai (DAS) Gunting. Sungai tersebut kerap meluap jika curah hujan tinggi. Kawasan lain yang juga berpotensi banjir meliputi, Kecamatan Sumobito, Kesamben, Perak, Bandar Kedungmulyo, Tembelang, serta Jombang Kota.

Baca:  Ribuan Hektar Sawah Terendam, Akibat Tanggul Kali Apur Ingas Bojonegoro Jebol

“Kawasan tersebut masuk dalam DAS Kanal Otok. Kita juga sudah memasang alat deteksi banjir,” pungkasnya.(elo)