Disdik Kota Mojokerto Tetap Bagi Seragam Gratis, Meski SMA/SMK Bakal Dikelola Pemprov

ilustrasi

KANALINDONESIA.COM : Dinas Pendidikan berdalih, pengadaan seragam sekolah gratis untuk siswa SD hingga SMA Negeri sebesar Rp3,843 milyar tersebut sudah berjalan. Meskipun SMA/SMK akan dialih kelola kewenangan oleh Pemprov Jatim, namun Dinas Pendidikan Kota Mojokerto tetap akan membagikan seragam gratis.

Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen), Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Djasmani menuturkan, program pengadaan seragam sekolah gratis ini digelar sebelum alih kelola wewenang SMA/SMK berlaku efektif pada Januari 2017 nanti.

“Sehingga program ini tetap berjalan, meski ada 11 SMA dan 12 SMK alih kelolah oleh pemprov,” ungkapnya.(06/10/2016)

Masih menurut Djasmani, program tersebut sudah berjalan. Setelah lelang ulang tuntas, kemungkinan bulan November mendatang seragam gratis sudah bisa dibagikan. Ada 4.224 siswa SMA/SMK di Kota Mojokerto yang akan menerima seragam gratis tersebut. Jumlah siswa tersebut berdasarkan jumlah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 2016 ini, ditambah 10 persen jumlah siswa SMA/SMK.

Baca:  Persiapan Renovasi Pasar Pon , Dewan Minta Dinas Menata

“Jumlah siswa ini bisa direvisi karena masih asumsi dari PPDB 2016. Selain itu, kami ingin membantu orangtua siswa walau SMA/SMK sudah alih kelola. Pengadaan seragam sekolah untuk SMA/SMK, ada tiga item yakni seragam nasional warna putih-biru, seragam khas warna oranye-hitam dan seragam Pramuka,” tegasnya.

Terkait program serupa pada tahun depan, pihaknya belum bisa memastikan apakah masih berjalan atau tidak. Hal tersebut, tentu harus ada pembahasan detil untuk menyusun APBD 2017 pada November nanti.(elo)