Menpora Buka Kapal Pemuda Nusantara 2016


KANALINDONEDIA.COM : Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi secara resmi membuka kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) 2016 di Aula Wisma Soegondo PPPON, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (5/10) siang. Kegiatan ini diikuti 99 orang yang berasal dari 33 Provinsi se-Indonesia.

Menpora berharap agar kegiatan KPN dapat bermanfaat bagi semua. Program ini diharapkan juga bisa dilihat oleh seluruh kalangan masyarakat.

“Kapal Pemuda Nusantara ini harus mempunya target dan pencapaian. Agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Tidak hanya akan terkenang bagi para peserta Kapal Pemuda Nusantara, namun juga terkenang bagi masyarakat yang nantinya akan disinggahi oleh kalian selama program. Ajaklah mereka untuk bersih-bersih lingkungan. Gelorakan semangat untuk menjaga lingkungan. Khususnya diwilayah wisata bahari” tutur Menpora didampingi Plt.Deputi II Joni Mardizal, Asisten Deputi Djunaedi, Asisten Deputi Alman Hudri dan Kepala Biro Humas Hukum Amar Ahmad.

Baca:  Tragedi Gempa Bumi di Sumenep, Pengusaha ini Berikan Bantuan kepada Para Korban

“Program KPN ini harus menjadi program yang positif serta bermanfaat. Tunjukkan apa saja yang kalian lakukan selama mengikuti program ini melalui media sosial yang kalian miliki. Saya meminta program ini menjadi trending topik. Ini semua untuk menggebyarkan acara Kapal Pemuda Nusantara” ajak menpora.

Mengusung tema “melalui kapal pemuda nusantara, kita tingkatkan kapasitas  pemuda bidang kemaritiman menuju poros maritim dunia”, Program KPN akan berlangsung pada 4-20 Oktober 2016.

“Peserta saat ini berjumlah 99 orang yang berasal dari 33 Provinsi se-Indonesia. Kurang 1 provinsi yakni provinsi Papua Barat yang tidak mengikuti program ini. Para peserta Kapal Pemuda Nusantara akan berangkat pada tanggal 6 Oktober malam. Dan akan langsung menuju pelabuhan di Tanjung Pandan” jelas Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda, Alman Hudri saat menyampaikan laporan.(ZAL)

Baca:  Tiba di Manila, Presiden RI Joko Widodo Akan Bertemu Presiden Duterte di Istana Malacanang