SMK Muhammadiyah 1 Lamongan Gelar Workshop Teaching Factory Guna Tingkatkan Mutu Guru

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM: SMK Muhammadiyah 1 Lamongan untuk pertama kalinya menggelar workshop teaching factory. Workshop ini berupa pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran yang harus disesuaikan dengan program teaching factory.

Workshop ini dilaksanakan pada Hari Kamis dan Jumat tanggal 27 s.d. 28 Agustus 2018 yang diikuti oleh seluruh guru produktif. Workshop ini dibuka oleh Sri hartati, s.sos, mm, dari Dinas Pendidikan Propinsi Jatim Cabang Lamongan, yang didampingi Drs. Mohammad Maghfur, M. Pd. Selaku Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Lamongan.

Teaching Factory ini merupakan pengembangan dari unit produksi yakni penerapan sistem industri mitra di unit produksi yang telah ada di sekolah (SMK). Unit produksi yang sudah ada di sekolah bisa dijadikan sebagai sarana untuk mendukung program teaching factory ini.

Adapun yang menjadi narasumber  adalah Drs Gunawan Dwiyono S.ST Mpd selaku Kepala Sekolah SMKN 11 Malang selaku pendamping TEFA dari Direktorat PSMK. Diharapkan dengan sosialisasi ini ada perubahan mindset dari guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran yang berbasis teaching factory, sehingga tercipta suasana belajar yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DU/DI).

Dalam workshop ini, peserta diharuskan membuat analisis potensi dan kondisi yang dimiliki oleh SMK Muhammadiyah 1 Lamongan. Peserta diminta untuk menelaah potensi apapun yang bisa dikembangkan dalam teaching factory. Salah satu hasil analisis adalah untuk menentukan pengayaan kompetensi keahlian apa yang prospektif dan sangat dibutuhkan industri.

Melalui model pembelajaran teaching factory diharapkan peserta didik mendapatkan pengalaman belajar sesuai dengan situasi nyata di dunia industri secara menyeluruh.

Program Teaching Factory yang diintegrasikan dengan unit produksi sekolah, dapat sekaligus atau secara tidak langsung membantu pemeliharaan peralatan, peningkatan SDM (sumber daya manusia), juga untuk memberikan pelayanan jasa dan pengalaman kerja yang benar-benar nyata bagi peserta didik.

Adapun tujuan dari dilaksanakannya Program Teaching Factory ini untuk menumbuhkembangkan karakter disiplin, tanggung jawab, jujur, kerjasama, serta jiwa kepemimpinan pada peserta didik.

Hasil akhir yang diharapkan dari pendampingan ini adalah tersusunnya SDP dan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran TEFA di SMK Muhammadiyah 1 Lamongan.

Diharapkan dengan workshop ini semoga pendampingan penyusunan  perangkat pembelajaran yang digelar bisa bermanfaat dan dapat berjalan sesuai dengan harapan semua pihak. (Omdik/Fer/Bis)