Ketua BPD dan Perangkat Desa Blumbungan Ngeluruk Kantor DPRD Pamekasan

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM
Menolak pengangkatan Penjabat (PJ) Desa yang di tunjuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ketua Badan Pemerintahan Desa (BPD) Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, senin siang 03 September 2018, mendatangi kantor DPRD setempat.

Suhrah, Ketua BPD Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan mengatakan, maksut kedatangannya kekantor DPRD Pamekasan tidak lain bertujuan untuk menyampaikan surat penolakan atas nama PJ yang diangkat oleh pemerintah daerah setempat.

Surat penolakan tersebut, diakuinya berdasarkan hasil kesepakatan masyarakat yang tidak setuju dengan adanya PJ yang diisi oleh pihak Pemkab setempat. Sebab, masyarakat sebelumnya sudah mengusulkan figur yang pantas dan pas untuk menjabat PJ di Desanya.

“Langkah ini kami lakukan karena mayoritas masyarakat di desa kami tidak menghendaki PJ yang ditunjuk oleh pemkab karena figur yang ditunjuk pemkab itu tidak tahu kondisi riel di desa kami, selain itu kami merasa kecewa karena figur yang pantas dan sudah kami ajukan tapi malah menunjuk dan mengangkat figur lain,” kata Suhrah, Ketua BPD Desa Blumbungan, senin (03/09).

Suhrah menambahkan, upaya menyampaikan surat penolakan PJ kepada DPRD tembusan Bupati, dan ledingsektor lainnya itu merupakan langkah untuk menjaga kondusivitas masyarakat desa setempat.

Pihaknya berharap, pengajuan surat itu diindahkan dan ditindaklanjutinya sesuai dengan keinginan masyarkat Desa Blumbungan. Kendati ditolak, pihaknya amat mengkuatirkan adanya reaksi gejolak masyarakat.(Nang/Ifa).