Spanduk Penolakan Ganti Presiden di Lamongan Di tertibkan Satpol PP

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM: Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan mencopot sejumlah spanduk bertuliskan penolakan ganti Presiden yang terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Lamongan. Senin (03/09/2018).

Kasi Penyidikan dan Penindakan Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Lamongan, Gufron Sholikin, mengungkapkan spanduk-spanduk yang bertuliskan penolakan ganti Presiden tersebut dipasang tanpa melalui proses perijinan dari dinas terkait.

“Sebelumnya ada laporan dari warga terkait adanya spanduk penolakan ganti presiden. Setelah kami konfirmasi ke Kantor Perijinan dan Bappenda, ternyata spanduk-spanduk itu belum memiliki ijin,” Ungkap Gufron Sholikin

Selain itu Gufron Sholikin menjelaskan penertiban spanduk tanpa ijin tersebut berdasarkan informasi warga dimana spanduk-spanduk sudah terpasang dibeberapa titik di Lamongan sehingga dengan tegas petugas Sat Pol PP melakukan tindakan pencopotan.

“Ada 10 spanduk yang terpasang, namun kami hanya menemukan 7 spanduk, sedangkan yang 2 informasinya sudah dicopot oleh relawan Gerindra. Dan sementara yang 1 spanduk lagi masih belum kami temukan,” tuturnya menambahkan.

Dalam operasi kali ini petugas Sat Pol PP berhasil mengamankan sebanyak 7 spanduk penolakan ganti Presiden yakni yang sudah terpasang di pertigaan terminal Lamongan, Pasar burung, jalan Veteran (depan Disdukcapil), pertigaan kantor kelurahan Tumenggungan, pertigaan jalan pahlawan, perempatan kantor Dispora, Pasar sapi.

“Untuk yang satu masih kita cari, kalau ketemu langsung kita copot sebelum pemiliknya mengurus perijinannya dulu,” tegas Gufron Sholikin Kasi Penyidikan dan Penindakan Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Lamongan. (omdik/fer/bis)