Akibat Sopir Ngantuk Mobil di Lamongan Seruduk Pagar Rumah Warga

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Tambakboyo, sebuah mobil Toyota Hilux dengan plat nomor polisi S 9018 JA menghantam pagar rumah warga. Yang diketahui rumah milik anggota polisi. Kamis (06/09/2018) sekitar jam 05.05 wib

Menurut saksi mata, Umar mengatakan awal mula kejadian kecelakaan tunggal yang membuat heboh warga Tambakboyo ini berawal ketika mobil yang diketahui sopir bernama Andre warga Desa Tambakboyo RT 03 RW 01 kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan ini melaju dari arah timur ke barat, dengan kecepatan kurang lebih 50 hingga 60 km/jam.

Dugaan sementara sopir ngantuk dalam mengendarai kendaraan sehingga tidak bisa mengusai kemudi akibatnya mobil oleng dan menabrak pagar rumah wilik warga

“Tadi pas sesudah kejadian, mas Andee langsung sok dan mengaku jika dalam kondisi mengantuk tapi alhamdulillah tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal ini,” ungkap Umar saat ditemui dilokasi kejadian.

Kondisi mobil yang rusak tersebut, membuat petugas kepolisian menderek dengan mobil derek untuk di evakuasi dari tempat kejadian sehingga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Kapolsek Deket AKP Sunaryo Putro, SH menambahkan kejadian yang merusakkan pagar rumahnya tersebut terjadi sekitar jam 05.05 waktu masih sepi sehingga kecelakaan tunggal tidak sampai menimbulkan kemacetan karena diketahui jalur tempat lokasi kejadian merupakan akses jalur padat warga berasal dari perumahan Graha Indah menuju aktifitas.

“Beruntung kejadiannya pagi dan tadi langsung di evakuasi petugas biar tidak sampai menimbulkan kemacetan,” tutur AKP Sunaryo Putro sekaligus menjadi korban material atas pagar rumahnya yang di tabrak mobil Hilux tersebut.

Akibatnya kecelakaan tunggal yang menabrak pagar rumah milik anggota polisi itu kondisi bagian depan body mobil remuk rusak tidak beraturan bahkan ban mobil bagian depan sampai terlepas, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Dugaan sementara sopir dalam kondisi ngantuk, untuk selanjutnya biar teman-teman Lantas yang menanganinya tapi yang penting sang sopir alhamdulillah tidak apa-apa,” pungkasnya. (Omdik/Fer/Bis)