Kepentingan Nasional Di Balik Eksplorasi Gas SKK Migas-Lapindo Brantas

JOMBANG, KANALINDONESIA. COM: :Pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi milik negara diyakini mampu mendukung upaya penguatan ketahanan energi nasional.

Bambang Handoko dari pihak Lapindo Brantas Inc menjelaskan, pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi milik negara, bertujuan memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Bambang melanjutkan, Lapindo sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam membangun kemandirian energi migas, akan terus mendukung penuh kegiatan ini. Karena aktivitas eksplorasi yang dihasilkan tidak hanya gas saja, namun mineral dan yodium.

“Adanya eksplorasi di wilayah tersebut diharapkan ada multiplierr efect terhadap perusahaan-perusahaan lainnya dan mampu menunjang perekonomian,” terang Bambang dalam seminar ‘Kelancaran operasi Hulu Migas dan Dampaknya bagi ketahanan Energi Nasional’, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur, belum lama ini.

Warga yang lain seperti Toyo, seorang aktivis dan wiraswasta penjual kopi; Indah yang berprofesi sebagai penjahit; Ketua Forsilad Diyak, Nur Maryamah selaku ibu rumah tangga; sangat mendukung kegiatan eksplorasi di desanya.

Selain untuk kepentingan nasional, menurut mereka, kegiatan eksplorasi ini sangat bermanfaat bagi anak cucu di masa yang akan datang.

“Saya pribadi mendukung kegiatan pengeboran itu dan saya sejujurnya ingin saat sebelum pengeboran, warga itu dibimbing dan diberikan pengetahuan lebih tentang eksplorasi yang dimaksud. Dan saya ingin, ketika nanti itu berhasil, desa ini jadi desa yang maju dan mandiri. Kalau begitu kan nanti bisa enak, warga bisa hidup sejahtera, tanpa ada kekurangan,” ujar Nur Maryamah sumringah.

“Terbukti warga banyak yang hadir dan bahkan siap menjadi panitia dalam acara pengajian. Untuk eksplorasi saya mendukung penuh karena niatnya baik dan bermanfaat untuk warga sekitar,” urai Diyak yang juga berprofesi sebagai jurnalis ini melanjutkan.

Senada dengan warganya, Lurah Desa Blimbing Kholid menegaskan, kegiatan eksplorasi pengeboran di Desa Blimbing patut di-support. Alasannya kegiatan ini merupakan kepentingan nasional yang nantinya memberikan dampak yang positif bagi warga Desa Blimbing. Seperti pemberdayaan masyarakat. “Dan kita berharap Lapindo Brantas dapat memberdayakan masayarakat setempat dan mengurangi pengangguran,” sambungnya.

*Pelatihan untuk Warga*

Di tempat yang sama, yang juga merupakan perwakilan warga berharap di luar aktivitas eksplorasi Lapindo, warga setempat diberikan skill dan knowledge menjadi pekerja terampil. “Menjahit, merajut, atau apa yang kira-kira bisa menambah pengetahuan saya, terutama membantu perekonomian suami,” harapnya.

Sementara itu, Syafii dari Forwapala mengingatkan Lapindo memikirkan baik buruknya dan harus meningkatkan kualitas keamanan serta kualitas kerja kegiatan eksplorasinya tersebut. Ia berharap dengan adanya aktivitas ini pihak Lapindo juga harus memperhatikan efek lingkungan yang ditimbulkan oleh pengeboran tersebut.

“Selain itu harapan saya Lapindo juga memberikan tanggung jawab dan bantuan sosial kepada masyarakat yang merata. Bermanfaat untuk warga dan tidak melupakan warga setelah aktivitas pengeboran nanti. Pengajian dan salawat bersama ini saya turut senang dan mendukung penuh kegiatan ngaji bersama ini, agar proses aktivitas pengeboran lancar dan tidak menimbulkan masalah. Semoga manfaat yang baik yang kami dapat,” paparnya menutup pembicaran.

Sejumlah narasumber yang hadir dalam seminar tersebut antara lain, Handoko Teguh dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Jawa Timur. Seminar ini dipandu Novy Setia Yunas yang merupakan Dosen FISIP (FISIPOL) Undar ini. Para narasumber menyoroti adanya kebutuhan energi di Indonesia yang jumlahnya cukup besar. Ketahanan energi akan bisa diwujudkan jika masyarakat dan seluruh stakeholder memahami akan pentingnya Kebutuhan Energi bagi Indonesia.(elo)