Parah! Kondisi SDN Jubelkidul 2 Lamongan Rusak Berat & Dinas Pendidikan Acuh…

LAMONGAN; KANALINDONESIA.COM: Sebanyak empat lokal gedung SDN Jubelkidul II Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan dalam kondisi memprihatinkan dan berbahaya bila digunakan sebagai tempat belajar mengajar bagi para siswa. Bahkan jika dalam kondisi hujan, guru-guru terpaksa memulangkan siswa lebih awal karena khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.

Sekolah Dasar Negeri yang terletak di kecamatan Sugio tersebut dalam proses belajarnya para siswa terpaksa masih menempati gedung yang sudah terlihat rusak bahkan mengkhawatirkan jika suatu saat ambruk.

Siska salah satu murid kelas enam SDN Jubelkidul II mengungkapkan rasa ketakutan saat bersama teman-teman sedang belajar di kelas, apalagi ketika musim hujan tiba para dia merasa cemas. Karena di khawatirkan jika tiba-tiba plafon ambrol dan menimpanya dan teman-temannya. Ditambah setiap hujan dipastikan airnya masuk kedalam ruangan.

“Jika hujan menjadi tidak nyaman, air hujan masuk akhirnya di pulangkan lebih awal takut ambruk plafonnya,” ungkapnya.

Bahkan Wakil Bupati Lamongan Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM, M.HP sempat meninjau langsung kondisi bangunan yang dirasa perlu adanya sentuhan tangan pemerintah. Seperti pernyataan wabub Kartika ketika meninjau lokasi mengatakan jika sekolah negeri masih menjadi tanggung jawab pemerintah dan di harapkan dinas terkait segera menindaklanjuti laporan yang ada.

”Kalau sekolah swasta bisa diambilkan dari ADD atau DD, sedangkan untuk sekolah negeri merupakan tanggung jawab dari pemerintah,” tutur Wabub saat meninjau ruang kelas SDN Jubelkidul yang di dampingi Kepala Desa Nuril Huda dan Kepala SDN Jubelkidul Kargono, Spd beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Lamongan langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan Adi Suwito pada hari Sabtu (25/08/2018) untuk mengutamakan dan segera mensurvey kondisi gedung SDN Jubelkidul Sugio, dimana kondisi temboknya hampir roboh dan plafondnya banyak yang berlobang (amburadul).

Namun, disisi lain dari Dinas Pendidikan Lamongan belum merespon, bahkan terkesan lambat terkait sebelumnya dilihat langsung oleh Wakil Bupati Lamongan Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM, M.HP. atas aduan dari Kades Jubelkidul dan Kepsek.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Adi Suwito saat di hubungi oleh awak media melalui pesan WA, belum memberi respon, meskipun handphonenya dalam kondisi aktif.

Setelah itu, awak media menanyakan langsung kepada Kepala Sekolah SDN Jubelkidul Kecamatan Sugio, alhasil ternyata dari Dinas Pendidikan Lamongan belum juga melakukan survey terkait kondisi gedung yang membahayakan siswa saat proses belajar mengajar. (Omdik/Fer/Bis)

Jurnalis : Omdik/Ferry/Bisri

Editor : Arso

Sumber : KANAL Lamongan