Anggota DPRD dan Pemkab Kendal Gelar Penggalangan Dana Untuk Jefri Setiawan

Bupati Mirna Annisa bersama Anggota DPRD Kendal (foto: Eko_kanalindonesia.com)

KENDAL, KANALINDONESIA.COM: Penggalangan dana untuk Jefri Setiawan yang digelar di pendapa kabupaten, Sabtu (8/9) malam berhasil terkumpul dana sebesar Rp 49,2 juta. Dana tersebut berasal dari berbagai kalangan seperti Bupati Kendal, kepala OPD, pimpinan dan anggota DPRD Kendal, pimpinan BUMN/BUMD, pengusaha, dan tokoh masyarakat.

Jefri yang dikenal melalui permainan piano dengan mata tertutup, Jefri akan menyanyikan sebanyak 120 lagu, rencana akan memecahkan rekor dunia yang digelar di Berlin, Jerman pada Minggu 23 September 2018.

Penggalangan dana itu diprakarsai anggota DPRD Kendal dan didukung penuh oleh Pemkab Kendal. Pada acara penggalangan dana, Jefri yang kini duduk di kelas VII SMP 2 Kendal itu, tampil bermain kibor dengan mata tertutup.

Ketua panitia penggalangan dana, Sri Supriyati mengatakan, kegiatan tersebut  tidak hanya mencari dana untuk membantu Jefri yang ingin mewujudkan impiannya meraih rekor dunia di Berlin, Jerman.

Kegiatan itu sekaligus wujud kebersamaan antara legislatif dan eksekutif serta berbagai pihak untuk mewujudkan Kendal Pertama Pantura.

‘’Kami mengundang sekitar 250 orang untuk membantu mewujudkan impian Jefri,’’ katanya.

Bupati Mirna Annisa, menambahkan, kebersamaan antara eksekutif dengan legislatif, supaya terus berlanjut. Hal itu bertujuan membangun komunikasi, sehingga jika terdapat perbedaan pendapat atau persepesi terhadap persoalan bisa diselesaikan bersama.

‘’Kebersamaan ini untuk membangun komunikasi dalam memecahkan segala persoalan untuk membangun dan memajukan masyarakat Kendal,’’ ungkap Mirna Annisa.

Jefri merupakan figur anak kecil yang berjuang meraih prestasi. Ia dapat menjadi contoh bagi anak-anak lain agar memiliki tekad dan semangat yang kuat dalam meraih cita-cita.

‘’Saya berharap bisa membangkitkan semangat bagi anak-anak lainnya untuk saling berlomba meraih prestasi demi mewujudkan Kendal Permata Pantura,’’ tuturnya. (Eko)