Polres Lamongan Tangkap Dua Calo SIM Saat Asik Transaksi

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Tersangka IZ (35) warga Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung dan AI (37) warga Desa Jetis, Kecamatan Lamongan ditangkap anggota Reskrim Polres Lamongan saat kedua pelaku sedang bertransaksi dengan calon pengurus SIM di Jalan Soewoko Lamongan.

Menurut Wakapolres Lamongan, Kompol Imara Utama, SH., S.IK., MH., dalam keterangan prees rilisnya dihadapan awak media mengatakan, demi menjaga dan menegakkan hukum, serta menjaga kepercayaan masyarakat, Polres Lamongan akan terus memerangi praktek percaloan.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk percaloan di wilayah hukum Polres Lamongan,” tegasnya saat pers rilis bersama awak media. Senin (10/09/2018)

Tak hanya itu menurut Imara menambahkan, modus yang digunakan pelaku adalah dengan menadah orang yang tidak lolos tes pengurusan SIM. Kemudian pelaku membawa berkas orang tersebut, untuk diproses ditempat lain.

“Pengurus SIM yang tidak lulus di Polres Lamongan, kemudian pergi ke calo,” terangnya sambil mengatakan bahwa Polres akan mendalami, apakah SIM tersebut asli atau palsu.

Dalam kesempatan yang sama Imara juga mengingatkan, agar masyarakat tidak mengurus segala sesuatu melalui calo, karena jika mengurus sendiri akan lebih mudah dan murah sesuai aturan yang berlaku.

“Kami himbau, jika mengurus SIM atau surat yang lain, agar tidak menggunakan jasa calo silahkan di urus sendiri dan pasti lebih murah,” ungkapnya.

Sementara para pelaku dihadapan petugas mengakui jika dalam setiap transaksi tarifnya antara 600 sampai 800 ribu rupiah.

“Pelaku mengaku sudah menjalani profesi ini selama dua bulan, dan sudah berhasil mengurus 35 sampai 40 SIM A dan C dan mematok tarif antara 600 hingga 800 ribu rupiah,” katan Imara menirukam ungkapan pelaku.

Dalam penangkapan kali in, petugas berhasil mengamankan 14 jenis barang bukti, diantaranya fotocopy KTP, fotocopy SIM, foto, uang tunai Rp. 2 juta, dua buah handphone, serta berbagai barang bukti lain yang berkaitan dengan syarat pengurusan SIM.

“Semua barangbuktinya sudah kita amankan, kita akan dalami untuk proses lebih lanjut,” pungkas Kompol Imara Utama, SH., S.IK., MH Waka Polres Lamongan. (Omdik/Fer/Bis)