Jangan Remehkan Kaum Hawa IWABA

 

KANALINDONESIA.COM : jangan remehkan kemampuan beladiri kaum hawa dan istri pejabat yang tergabung dalam Ikatan Wanita Perbankan ( Iwaba ) wilayah kerja Eks Karesidenan Kediri dan Madiun, mereka ternyata dibekali beladiri ringan dan cara cara menghadapi kejahatan saat berada di lapangan atau dengan kata lain mereka dilatih Self defence and Practice.

Dengan dipandu oleh instruktur beladiri kaum hawa dan juga istri pejabat perbankan ini berlatih dengan serius.
Dari keterangan salah satu peserta mengatakan, jika latihan beladiri ringan memang perlu untuk dipelajari,”sangat perlu mas, karena kita kaum hawa untuk jaga-jaga saat kita bekerja diluar ,” ungkap salah satu wanita muda bernama Silvi saat Ditemui kanalindonesia.com.

Baca:  Polisi Masih Buru 7 Pelaku Pengeroyokan Hingga Tewas

Dikatakan, selain untuk melindungi aksi kejahatan juga menjauhkan dari aksi pelecehan seksual yang dilakukan orang tak bertanggung jawab.

“Kita sering jalan sendiri kalau bisa jangan sampai ada atau terjadi pelecehan seksual,”tutur wanita muda tersebut.

Sementara itu menurut ketua Iwaba Anita Joko Raharto mengatakan,”pada umumnya wanita dianggap manusia lemah sehingga sangat mungkin menjadi korban kejahatan, oleh sebab itu kami belajar beladiri ringan tangan kosong juga memfungsikan alat yang biasa kita bawa dalam tas. Sisir, parfum , bedak atau lainya yang bisa kita buat senjata pengamanan, “kata Anita yang juga istri kepala Bank ini.

Ditambahkanya, latihan beladiri ini dipelajari karena sering berjalan sendiri tanpa suami yang sedang tugas,”pelatihan beladiri ini untuk jaga-jaga saat kita sendirian berjalan karena suami tugas ,” pungkas Anita.

Baca:  Australiana Satwa Andalan Taman Safari Prigen

Terpisah, salah satu pelatih beladiri mengatakan,” dengan memberikan pelatihan sederhana pada mereka adalah untuk mengantisipasi tindak kejahatan diluaran tanpa harus menunggu bantuan,”kata Wira Artha.

Lebih lanjut Wira menjelaskan, latihan dengan menggunakan alat pribadi yang biasa mereka bawa didalam tas seperti sisir, parfum atau lainya dan cara sederhana melawan pelaku kejahatan dan memanfaatkan alat seadanya sebagai senjata.

Wira juga berharap dengan pelatihan ini para kaum hawa bisa menjaga dirinya sendiri maupun buah hatinya yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa harus menunggu bantuan.

“Dan pelatihan ini juga bisa mengurangi korban tindak kejahatan maupun kejahatan seksual yang terjadi pada wanita dan anak,”tegas Wira.( G Marmoyo)

Baca:  Eky dan Anggun, Wisudawan Berprestasi UISI