Tabrak Satu Keluarga, Dump Truck di Lamongan Dibakar Massa

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kekesalan warga terhadap dump truck galian yang dianggap kerap ugal-ugalan akhirnya tumpah. Warga membakar sebuah dump truck di Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, setelah menabrak satu keluarga sehingga salah satu balita meninggal di tempat sementara yang lain luka berat.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada hari Kamis (13/9/2018) sekira pukul 15.30 WIB. Ketika itu dump truck yang habis mengirim muatan berupa tanah uruk ke Desa Jelakcatur Kecamatan Kalitengah.

Saat melintas di tikungan jalan penghubung antara Desa Mungli dan Lukrejo Desa Ngasem, truk tersebut menabrak pengendara sepeda motor. Dalam musibah ini, satu balita tewas di lokasi kejadian, dua lainnya mengalami luka parah, serta dua lainnya selamat. Seluruh korban merupakan satu keluarga.

Melihat hal itu, warga pun marah dan membakar truk  tersebut. Tidak hanya membakar truk, warga yang emosi juga mengepung Mapolsek Kalitengah berharap menemukan sang sopir yang diketahui melarikan diri.

Dump truk bernomor Polisi S 8662 LX yang dikemudikan Anam, warga Desa Sawo Kecamatan Dukun, Gresik sebelum dibakar digulingkan ke area persawahan di sisi jalan tempat kejadian kecelakaan.Pembakaran ini diduga sebagai bentuk kemarahan warga setelah melihat beberapa hari terakhir ini beberapa dump truk lalu lalang dengan kecepatan tinggi karena sopirnya ugal-ugalan.

Dalam musibah ini, satu balita bernama Imanuel Herman Tunliuh (9) meninggal dunia di lokasi dengan luka yang cukup parah dibagian kepala. Sementara itu, Wati Nurlaili (30) yang merupakan pengemudi sepeda motor dan Sapura (50) ibu kandung Wati dilarikan ke Rumah Sakit.

Beruntung, bagi Mardian (11) dan Ida (3) selamat dalam musibah maut yang melibatkan satu keluarga warga Desa Lukrejo Kecamatan Kalitengah, Lamongan ini. Kedua boca tersebut tampak sock serta langsung diamankan keluarga lainnya.

Sementara itu, sepeda motor korban dengan Nomor Polisi W 2264 HS mengalami kerusakan dan diamankan di Mapolsek Kalitengah.

Kanit Laka Polres Lamongan, Ipda Sudibyo mengatakan, dari keterangan saksi sementara di lokasi kejadian, saat itu korban yang mengendarai sepeda motor dengan lima penumpang melaju dari arah utara ke selatan dan dari arah berlawanan, saat ditikungan diduga sopir tidak bisa mengendalikan laju truk yang dibawanya sehingga benturan pun tidak bisa terhindarkan.

“Tidak hanya membakar truk yang menyebabkan korban luka dan jiwa, warga juga mengepung Mapolsek Kalitengah lantaran warga menduga sopir truk diamankan di Mapolsek setempat,” kata Ipda Sudibyo.

Kasus kecelakaan ini langsung ditangani Satlantas Polres Lamongan. Untuk kepentingan penyidikan, Polisi langsung mengamankan sopir ke Mapolres Lamongan. (omdik/fer/bis)