Kasasi Ditolak MA, Nasabah Prudential Tuntut Rehabilitasi Nama dan Ganti Rugi Inmateriil Rp 10 Miliar

Lely Lestari saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Ponorogo beberapa tahun lalu

KANALINDONESIA.COM : Menerima pemberitahuan dari Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo tentang penolakan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) yang diajukan PT Prudential Life Assurance, Lely Lestari(58) warga Jalan Imam Bonjol, Ponorogo, Jawa Timur yang dipidanakan dengan tuduhan telah melakukan pemalsuan dalam pengisian Surat Pengajuan Asuransi Jiwa(SPAJ) melalui penasehat hukumnya bersiap untuk meresponya.

“Kami menerima pemberitahuan dari Pengadilan Negeri Ponorogo, jika kasasi yang diajukan oleh prudential telah ditolak oleh Mahkamah Agung,”ucap Hartono, pengacara Lely Lestari.

PT Prudential Life Assurance mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung (MA) atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo yang memvonis bebas murni Lely Lestari, pada Kamis (06/11/2014) silam dan surat penolakan kasasi dengan nomor 294 K/Pid./2015 tertanggal 26 Mei 2015 telah diterima Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo pada tanggal 7 September 2016 lalu.

Baca:  Sopir Truk di Ponorogo Tewas Saat Bongkar Barang

“Keikutsertaan Nica Wijaya dalam asuransi prudential ini awalnya tidak dikehendaki oleh pihak Nica Wijaya, akan tetapi klien saya berkali-kali didatangi oleh agen prudential, sehingga akhirnya ikut juga. Kedua terbukti klien saya tidak pernah melakukan pemalsuan data termasuk hasil medical,”terang Hartono.

Dikatakan Hartono, dengan ditolaknya kasasi tersebut, Ia akan segera mengambil sikap dan menentukan langkah yaitu mengajukan tuntutan kepada pihak prudential agar segera melakukan rehabilitasi (pemulihan nama baik), menuntut prudential untuk meminta maaf secara terbuka kepada klienya yang dimuat di media masa, membayar klaim sebesar Rp 5 miliar dan ganti rugi in materiil sebesar Rp 10 miliar.

“Kami akan minta kepada pihak prudential untuk mengembalikan nama baik, klien saya telah dituduh melakukan pemalsuan data, ini harus direhabilitasi di media terbuka dan permintaan maaf di media. Kedua, ganti rugi, selama ini prudential kan sudah menikmati uang klienya, ketika Nica Wijaya masuk rumah sakit itu kan banyak biaya, harga dirinya, kerugian materiil dengan gugatan-gugatan ini, kan banyak biayanya. Ketiga harus bayar klaimnya, ada-ada kerugian in materiil, kalau dihitung-hitung sekitar Rp 10 miliar,”tegas Hartono.

Baca:  Kejari Tulungagung Tahan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Bansos Sapi

Diketahui, Lely Lestari telah kehilangan anaknya yang bernama Nica Wijaya, namun saat akan mengajukan klaim asuransi jiwa di PT Prudential Life Assurance, sekalipun telah memenuhi semua prasarat yang diajukan pihak prudential termasuk juga pembayaran polis sebesar Rp 60 juta untuk setahun, malah justru dipidanakan oleh pihak prudential dengan tuduhan telah memalsukan data, bahkan Lely sempat menjalani proses hukum yang panjang di Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo serta ditahan di Lapas Ponorogo.(AD)