Lagi, Pemkab Lamongan Toreh Prestasi. Berikut Penghargaan Inovasinya….

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Inovasi pelayanan publik Pemkab Lamongan melalui Pertanian Jagung Modern (Tani Jago) dinilai layak masuk jajaran elit TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Atas inovasi tersebut, Bupati Fadeli menerima penghargaan dari Menteri Pendayagaunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafrudiin di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu malam (19/9).

“Sudah menjadi kewajiban kami, pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya melalui pelayanan publik. Inovasi Tani Jago ini sebagai bagian dari upaya tersebut, “ ujar Fadeli usai menerima penghargaan.

Dia berharap dengan masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, bisa menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lamongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami sengaja berinovasi pada kegiatan pelayanan publik yang langsung mengena pada kebutuhan masyarakat,“ katanya menambahkan.

Fadeli menjelaskan inovasi Tani Jago itu didasari keinginan untuk membangun daulat jagung dari daerah. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Merubah mindset petani yang sebelumnya ajeg dengan pertanian konvensional menjadi tantangan tersendiri. Sehingga harus diawali dengan memberikan contoh nyata, membuka kawasan percontohan pertanian jagung modern seluas 100 hektare.

Penerapan Tani Jago ini rupanya sukses meningkatkan produktivitas, lebih efisien dan memberikan keuntungan lebih besar. Sehingga saat ini semakin banyak petani Lamongan yang mengadopsi Tani Jago di sawahnya.

Hasilnya, produktivitas jagung di tahun 2015 yang semula 5,8 ton per hektare, naik menjadi 8, 3 ton perhektare di 2017. Peningkatan produktivitas ini diikuti melonjaknya produksi dari sebesar 323.550 ton di 2015 menjadi 571.080 ton pada 2017.

Lonjakan produksi ini terutama ditopang tingginya produktivitas kawasan percontohan yang menerapkan Tani Jago. Rata-rata produktivitas di kawasan yang kini mencapai 12 ribu hektare ini mencapai 10,6 ton perhektare.

Berkat Tani Jago ini pula, kesejahteraan petani terangkat. Jika pendapatan petani jagung konvensional hanya Rp 10.225.000 perhektare, dengan Tani Jago bisa menghasilkan Rp 21.492.500 perhektare.

Sementara Nilai Tukar Petani (NTP) yang pada 2014 berada di angka 102, 18, naik menjadi 104, 66 pada akhir 2017.

Tani Jago Lamongan sukses menembus TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik usai menyisihkan 1.689 inovasi yang diajukan ke Kementerian PANRB. Bupati Fadeli juga melakukan presentasi secara langsung dihadapan tim panel independen yang diisi kalangan profesional.

Inovasi yang masuk jajaran TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik ini diharuskan memiliki standar tinggi. Karena mengadopsi standar penilaian United Nations Public Service Awards (UNPSA).

Jurnalis : Omdik/Ferry/Bisri
Editor : Arso
Sumber : Kanal Lamongan