PU Ajukan Anggaran Pengadaan Pipa Rp 10 Miliar

Kadis PUPR Lombok Utara, Zaldy Rahardian

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM:  Banyak pipa air dibeberapa mata air mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal tersebut membuat banyak dusun kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari. Menanggulangi hal tersebut, Dinas PUPR Lombok Utara mengajukan dana pengadaan pipa di APBD Perubahan sebesar Rp 10 miliar lebih.

Kepala Dinas PUPR Lombok Utara Zaldy Rahardian mengatakan, pengadaan pipa tersebut masih bersifat usulan di anggaran perubahan. Pihaknya ingin mengoptimalkan fisik spam yang telah dibangun, namun terkena dampak bencana gempa.

“Kita ingin mengoptimalkan fisik spam-spam yang kita bangun yang terkena dampak bencana gempa kemarin itu,” ujarnya, usai rapat di tenda BNPB di Tanjung, Kamis (20/9/2018).

Ia menuturkan, semua kegiatan spam yang sudah terbangun rusak akibat bencana. Akibatnya tidak bisa dioptimalkan untuk menyalurkan air. Hal itu terjadi hampir di semua kecamatan di Lombok Utara.

“Kita menunggu kebijakan dananya nanti seperti apa,” sambungnya.

Berapapun dana yang tersedia, pihaknya akan menerima nantinya. Pengadaan dan perbaikan akan dieksekusi menggunakan jumlah dana yang ada. Namun sebenarnya jika dihitung secara keseluruhan, jumlah anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 10 miliar.

Perbaikan dan pengadaan pipa tersebut juga akan berkoordinasi dengan PDAM. Nantinya akan ada pembagian masing-masing perbaikan. Kemungkinan Pemprov pun akan ikut membantu terkait pipanisasi tersebut.

“Jadi mungkin tidak begitu besarlah,” katanya.

Zaldy menegaskan, pengadaan pipa tersebut merupakan rangkaian untuk pengoptimalan penyaluran air. Bukan bagian dari membangun saluran air baru.

“Dan itu semua untuk kecamatan dan data datanya ada di Kabid cipta Karya,” tandasnya. (Idam)