Bupati Mirna Minta Pembangunan SD 2 Protomulyo Dipercepat


KENDAL, KANALINDONESIA.COM: Bupati Kendal Mirna Annisa meminta kepada PT Waskita Karya  untuk segera menyelesaikan pembangunan
Gedung SD 2 Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan sudah mulai dibangun.
Lokasi yang tidak jauh dari gedung lama yang sudah dibongkar karena terkena pembangunan jalan tol.
Beberapa waktu lalu, warga sempat demo, karena pembangunan gedung pengganti yang tidak kunjung dikerjakan, padahal gedung lama sudah dibongkar.
Bupati Mirna Annisa menilai PT Waskita terlalu lamban dalam membangun gedung pengganti.
Akibat terlambatnya pembangunan gedung membuat ratusan siswa di SD setempat harus terkatung-katung menunggu kepastian kapan selesainya pembangunan, bahkan para siswa sempat melakukan kegiatan sekolahnya di serambi Masjid Protomulyo.
Karena dinilai tidak representatif, para siswa kini disewakan rumah oleh PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek Tol untuk tempat KBM.
“Saya minta agar pembangunan dipercepat dan segera diselesaikan, kasihan para murid dan guru yang selalu berpindah-pindah tempat,” kata Mirna Annisa saat sidak pembangunan sekolah setempat, Kamis (19/9/2018) lalu.
Saat ini pembangunan SD 2 Protomulyo baru sekitar 25 persen. Yakni baru pondasi dan dinding berupa batu bata saja.
Bupati Mirna berharap pembangunannya bisa cepat selesai supaya anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman.
“Pembangunan harus ada kepastian kapan bangunan ini bisa selesai. Agar tidak mengganggu proses belajar mengajar para siswa,” ungakapnya.
Mirna berharap, proses pembangunan jalan tol tersebut bisa diselesaikan sebelum tol dioperasikan. Maksimal akhir tahun ini, sehingga awal tahun para siswa sudah bisa menempati gedung baru.
“Dikhawatirkan jika tol sudah dioperasikan maka pembangunan akan terbengkelai, jadi pembangunan gedung harus diselesaikan akhir tahun ini,”harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Humas PT Waskita Karya Seksi IV, Totok Suharto menjelaskan, terkait pembangunan yang terkesan lamban hal itu lantaran ada permasalahan dalam status tanah. Yakni tanah tersebut nantinya masih menjadi milik Desa atau menjadi milik Pemkab Kendal.
“Sehingga pembangunan harus menunggu aturan dan Perbup terlebih dahulu sehingga pembangunan mengalami kemoloran,”jelasnya.
Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pembangunan SD 2 Protomulyo. Jika memang ditemukan adanya pembangunan yang terkesan asal-asalan agar dilaporkan kepada PT Waskita Karya.
“Kami PT Waskita Karya sudah membiayai penuh agar gedungnya nantinya bagus dan sesuai yang diharapkan masyarakat,”ucapnya.(eko)