Satu Lagi Begal DPO Polres Bangkalan Tewas Di Dor

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM – Paska ditangkap dan dihadiahi timah panas di betis kanan salah satu dari delapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bngkalan bernama Dodi (23 tahun) warga Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan seminggu yang lalu. Satu lagi begal sadis DPO Polres Bangkalan bernama Rizal alias Selly (30 tahun) warga Desa Jeddih Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan, tewas di dor aparat.

Kronologis kejadian berawal saat tersangka Rizal alias Sellyyang sehari-harinya bekerja sebagai mengendarai truk berwarna hijau dari Desa Jeddih Kecamatan Socah Bangkalan menuju Surabaya Secara bersamaaan diam – diam aparat juga sudah membuntuti Rizal. Karena merasa curiga, diikuti mobil dibelakangnya. Tiba – tiba dengan cekatan tersangka Rizal putar balik truk yang dikendarai untuk melarikan diri dan lolos dari pengejaran.

Tak ayal, penyergapan aparat yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al Jauza yang tidak mau kehilangan buruannya yang dikenal sadis dan tidak segan – segan melukai korbanya jika hendak melawan. Akhirnya petugas memberikan peringatan tembakan keatas. Tetapi tersangka Rizal tidak menghiraukan peringatan tersebut. Sehingga saking kencangnya membalikkan truk yang dikendarai. Sampai – sampai ban belakang truk yang dikendarai rusak..
Akhirnya polisi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al-Jauza menghadang laju truk tersangka dengan mobil Avanza.

“Penembakan tersangka tadi sore sekitar pukul 14:30 Wib di Desa Sendang Dajah Kecamatan Labang Kabupaten Bamgkalan,” terang Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Paludin Tambunan kepada puluhan awak media saat menggelar konfrensi press sekitar pukul 20.00 kemarin didepan kamar mayat RSUD Syamrabu Bangkalan, Jumat (21/9/2018).

Kapolres Bangkalan AKBP Boby menjelaskan bahwa aparat terpaksa menembak tersangks Rizal. Karena saat turun dari truk menghunus sebilah pisau untuk melawan petugas dan berusaha kabur. Karuan saja aparat yang merasa terancam langsung melekukan tindakan terukur dengan menembak tepat di bagian dadanya.

“Tersangka Rizal tewas dalam perjalanan menuju RSUD Syamrabu Banglalan,” paparnya.

Kapolres Bangkalan menambahkan bahwa saat ini Rizal juga menjadi DPO di Polrestabes Surabaya terkait kasus pencurian dengan kekerasan. Hal itu diketahui berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Polrestabes Surabaya.

“Tersangka Rizal yang sudah melakukan kejahatan di puluhan TKP itu. Tidak segan-segan melakukan kekerasan terhadap korban – korbannya yang melawan dan tidak mau menyerahkan barang atau sepeda motor miliknya,” tutur Kapolres Bangkalan.

“Saya menghimbau kepada enam DPO lainnya untuk segera menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang ada,” pungkasnya l. (yans).