Pelayanan Izin Usaha di Trenggalek Kini Memakai Online

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Setelah diterapkannya sitem One Single Submission (OSS), untuk pelayanan perijinan berusaha oleh Pemerintah Pusat, saat ini pengajuan perijinan usaha yang  dilakukan di Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur melalui  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) kini juga secara on-line.

Pengajuan ijin usaha dengan sistem online ini juga berlaku di Kabupaten Trenggalek, karena memang sitem pelayanan perijinan ini terintegrasi  elektronik secara Nasional.

Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Pariyo, mengatakan,  dengan terintegrasi secara elektronik sistem OSS ini diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha untuk mengajukan ijin usaha.

“Mudahnya, pemohon dapat mendaftarkan ijin usahanya dari rumah tanpa harus mendatangi kantor perijinan yang ada,” ucapnya, Minggu,(23/9/2018).

Dikatakannya, untuk mempermudah pelaku usaha mendaftarkan secara online, OSS sendiri telah menyediakan panduan dan tata cara pendaftaran di halaman Website nya (http://www.oss.go.id).

“Pemohon silakan mengajukan melalui website yang kita punya,”katanya.

Diterangkannya, awal untuk bisa mengajukan ijin usaha, pemohon harus memiliki alamat email, disarankan menggunakan aplikasi gmail untuk bisa membuat dan mengaktivasi akun OSS.

“Itu aksesnya pemohon punya alamat email,”terangnya.

Sementara, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) sudah dapat memberikan pelayanan perizinan menggunakan OSS ini.

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Trenggalek, Ir. Mulyahandaka menjelaskan pada perinsipnya dengan adanya OSS ini semua ijin usaha ini nantinya terbit terintegrasi  secara elektronik.

“OSS sendiri berlaku secara nasional, masyarakat harus segera familiar dengan proses ini, karena setelah diterapkannya OSS ini, Dinas PMPTSP tidak lagi menerima pengajuan berkas-berkas perijinan lagi, karena pemohon ijin harus melakukan input data sendiri  secara on-line,” jelas Kepala Dinas PMPTSP tersebut.

Dilanjutkannya, pelaku usaha yang mengajukan ijin ini nantinya akan mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha), yang berfungsi sebagai SIUP dan TDP setelah dapat membuat dan mengaktivasi akun OSS.

“Sistem OSS ini sendiri telah diberlakukan sejak 21 Juni tahun 2018, sehingga untuk ijin usaha yang telah diterbitkan setelah tanggal tersebut akan dilakukan pendaftaran ulang menggunakan sitem ini. Satu persatu akan dipanggil ulang dan dipandu untuk mengikuti sitem OSS,” pungkasnya.(ham)