Karena Sakit, Tiga Orang Jamaah Haji asal Jombang Tertahan di Tanah Suci

suasana kedatangan jamaah haji asal Jombang di pendopo Kabupaten

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM :Sebanyak 1.113 jamaah haji asal Jombang yang berangkat ke tanah suci telah sampai di Jombang, Jawa Timur. Sesuai jadwal kedatangan tiga kelompok terbang (kloter), yakni 78, 79 dan 80, masing-masing tiba di kampong halaman dengan jeda waktu yang berbeda.
Untuk kloter 78 dan 79, tiba di Jombang pada hari Minggu (23/9) kemarin.

Sedangkan untuk kloter 80, tiba di pendopo Kabupaten Jombang, pada pukul 19.00 WIB, hari Senin (24/9).

Dari data kantor kementrian agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, ada 4 jamaah haji yang meninggal di tanah suci. Sedangkan, dari total keseluruhan jamaah haji asal Jombang, ada beberapa diantaranya yang masih tertahan di tanah suci dikarenakan sakit.

“Yang terakhir, dan secara keseluruhan itu, tertinggal di Arab Saudi itu tiga orang. Satu orang di diagnose jantung, yang satu lagi paru-paru, terus yang satunya lagi sesak nafas,” ujar Kepala Kemenag Jombang, Abdul Haris, pada sejumlah jurnalis, di pendopo Kabupaten Jombang, (24/9/2018).

Masih menurut Abdul Haris, dan saat ini ada satu jamaah haji yang dirawat di Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya, karena kondisi kesehatannya kurang baik saat hendak naik pesawat.

“Tekanan darahnya drop, pada saatnya menjelang naik ke pesawat, sehingga di dalam pesawat di rawat dengan menggunakan fentilator. Saat ini diijinkan pulang dan di rawat di RSUD Jombang,” tukas Abdul Haris.

Perlu dikathui, kedatangan jamaah haji ini, tiba di pendopo Kabupaten Jombang, disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab dan Sumrambah. Usai doa bersama, jamaah haji bertemu dengan sejumlah rombongan keluarga. Suasana isak tangis bahagi sempat mewarnai kedatangan jamaah haji. (elo)