Polres Bangkalan Tangkap Bandar Narkoba Seberat 150,57 Gram

BANGKALAN, KANALINDONESIA. COM -Dari 8 kasus narkoba jenis sabu – sabu yang terungkap, Polres Bangkalan yang melakukan operasi penyakit masyarakat selama 22 hari (30 Agustus – 21 September 2018. Berhasil menangkap 10 tersangka terdiri dari 6 pemakai dan 4 bandar narkoba dengan berat total 170,44 gram sabu:sabu.

Salah satu bandar narkoba yang sudah lama menjadi target aparat tersebut berinisial MRB warga Desa Larangan Timur Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan Madura dibantu MSH dan HSN alamat sama berperan sebagai kurir.

Kronologis penangkapan ketiga tetsangka oleh aparat gabungan terdiri dari Sat.Res Narkoba Polres Bangkalan dibantu Unit Res Narkoba Polsek Tanjung Bumi. Dilaksanakan Senin tanggal 24 September 2018 sekira pukul 14.00 Wib. Saat dilakukan penggerebegan dan penggeledahan dirumah bandar narkoba MRB Dusun Larangan Timur Kec. Tanjung bumi Kabupaten Bangkalan. Aparat berhasil menangkap tersangka. M RB sebagai bandar dan dua tersangka lainya inisial M SH dan HSN sebagai kurir. Serta amankan barang bukti (BB) berupa narkotika jenis sabu yang disimpan diatas lantai kamar rumah tersangka M RB dalam dua kantong klip plastik besar. Masing – masing kantong plastik berisi 75, 43 gram fan 75, 14 gram narkoba jenis sabu-sabu. Total 150,57 gram.

“Saat ini ketiga tersangka bersama BB narkoba jenis sabu – sabu seberat 150,57 gram sabu. Diamankan di Mako Polres Bangkalan guna dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” terang Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan melalui Wakapolres Bangkalan, Kompol Imam Pauji kepada puluhan awak media ketika menggelar konfrensi pers di Mako Polres Bangkalan, Selasa, (25/9/2018).

Sementara itu, dua plastik klip besar yang berisi sabu dengan berat kotor 75,43 gram, dan plastik klip besar yang berisi sabu – sabu 75, 14 gram. Total semuanya150,57 gram, satu unit HP warna putih dan satu HP warna biru. Disita sebagai Barang Bukti.

“Ketiga tersangka akan dijerat pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomer 35 Tahun 2009 dengan hukuman penjara mnimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun,” pungkas Wakapolres Bangkalan. (yans).