Kirab Satu Negeri GP Anshor Kunjungi Pengungsi gempa Lombok

Tim Kirab Satu Negeri Gerakan Pemuda Anshor yang membawa Bendera Merah Putih keliling Indonesia tengah mengunjungi warga terdampak gempa di tenda, di dusun Sorong Jukung, Desa Tanjung, kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (25/9/2018).

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Tim Kirab Satu Negeri Gerakan Pemuda Anshor yang membawa Bendera Merah Putih keliling Indonesia, akhirnya singgah untuk mengunjungi posko pengungsian warga terdampak gempa di dusun Sorong Jukung, Desa Tanjung, kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus silaturahmi untuk korban bencana gempa. Juga sekaligus memberikan semangat dan memberi motivasi agar masyarakat cepat pulih dalam bencana ini.

Tim Kirab Zona Rote (NTT) yang hadir di KLU, terdiri dari Korwil GP Anshor Provinsi Jawa Timur (Zona Sabang), Korwil GP Anshor NTB, Zakaria, beserta rombongan Banser, Fatayat, IPNU, IPPNU. Mereka disambut GP Anshor KLU bersama Ikatan Pemuda Budha Lombok Utara. Menariknya, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., Wakil Bupati, Sarifudin, SH. MH., dan Sekda KLU, Drs. Suardi, MH., turut hadir memberi sambutan rombongan Kirab satu Negeri Zona Rote (NTT, NTB dan Bali) itu.

Rombongan Kirab Satu Negeri ini diterima ratusan masyarakat Sorong Jukung di musholla darurat. Musholla beratapkan terpal itu pula, digelar serah terima Bendera Merah Putih untuk dikibarkan keliling Lombok Utara, yang selanjutnya akan di kibarkan ke Lombok Barat dan terakhir ke Kota Mataram saat puncak acara, Sabtu (29/2018) yang akan datang.

Ketua GP Anshor KLU, M. Jalil, secara singkat mengatakan rombongan kirab sengaja diajak singgah ke lokasi posko pengungsian. Dengan harapan, rombongan kirab ini bisa melihat dan membantu warga korban bencana gempa.

“Kirab Satu Negeri kita bawa ke KLU supaya bisa melihat kondisi warga KLU, yang tinggal di pengungsian. Melalui kirab ini, kita berharap membangkitkan semangat masyarakat yang terpuruk pascabencana,” ujar Jalil, Selasa (25/9/2018).

Pimwil GP Anshor NTB, Zakaria juga menambahkan, rombongan Kirab Satu Negeri Zona Rote akan berakhir di Kota Mataram. Di acara puncak nanti, GP Anshor bersama warga akan mengelar doa bersama.

“Kita akan hadirkan peserta sekitar 15 ribu orang untuk menggelar doa bersama agar kejadian bencana ini tidak terulang lagi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, turut hadir memberi apresiasi atas dukungan rombongan Kirab Satu Negeri tersebut, yang menyempatkan untuk mengunjungi warga korban gempa. Menurutnya, kehadiran Kirab Satu Negeri dinilai dapat memberi semangat bagi warga, agar cepat bangkit dari keterpurukan.

“Bencana ini mengingatkan kita untuk merubah mimpi yang lebih besar. Kemarin rumah kita seperti itu, kedepan mungkin bisa lebih dari itu,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga, Najmul menjelaskan, betapa pentingnya organisasi islam bersatu dalam membangun peradaban. Di Pulau Jawa, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki pengikut yang banyak. Sedangkan di NTB, Nahdlatul Wathan (NW) berdiri berdampingan dengan organisasi islam lain menegakkan kalimat Allah.

“Pemda Lombok Utara juga siap bekerjasama dengan GP Anshor,” pungkasnya. (Idam)