Sepakati Kompensasi Proyek Tol, Kini Warga Meminta CRBC Selesaikan soal Tenaga Kerja

suasana mediasi antara warga dan CRBC yang dimediasi Kapolres Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Mediasi antara tuntutan warga mengenai kopensasi, berupa perbaikan jalan, atas dampak pembangunan proyek tol Solo-Kertosono (Soker), yang dilakukan ole CRBC, tampaknya menemui jalan terang.

Pasalnya, janji pihak CRBC mengenai tiga hal, yakni pembangun Mushola, perbaikan jalan yang rusak dan saluran drainase sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Namun, dalam Focus Group Diskusi (FGD) itu masih ada satu permintaan warga yang belum bisa disepakati bersama. Yakni mengenai masalah tenaga kerja yang di PHK.

Realisasi pembangunan jalan Desa Bandar Kedungmulyo yang rusak, pihak CRBC sepakat mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah. Dan pelaksanaan pembangunannya diserahkan pada pihak Desa.

“Pembangunan jalan dipercayakan Desa, silahkan dari pihak Desa yang mengatur. Seperti ganti rugi ke Desa Kedung Suko dan Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Dana pembangunan sebesar 600 juta diserahkan kepada pihak Desa,  tahu kami atas nama pihak desa,” ujar Wawan, salah satu perwakilan dari CRBC.

Meski sudah disepakati dan tertuang dalam perjanjian. Terdapat satu persoalan yang masih belum bisa disepakati, yakni masalah tenaga kerja.

Dan terkait dengan tenaga kerja, Ashari selaku perwakilan dari pihak Disnaker Jombang menjelaskan,  masalah pekerja di CRBC yang merasa di PHK sepihak, dipersilahkan melakukan pengaduan secara resmi ke Disnaker Jombang.

“Karena tidak ada serikat pekerja,  di 22 pekerja bisa membentuk perwakilan yang merasa dipandang mampu, bisa ditunjuk untuk mewakili pengajuan secara tertulis, tentang masalah yang dihadapi. Dan pengajuan ditujukan ke kantor Disnaker perihal pemutusan tenaga kerja. Dari disnaker akan memproses dan memanggil pihak pihak yang berkepentingan. diantaranya wakil dari pekerja, wakil dari menejemen yang dulunya merekrut pekerja tersebut”, kata Ashari.

Menyikapi persoalan tersebut. Kapolres Jombang berjanji akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan pihak CRBC agar kepentingan antara warga dengan pihak PT  sama-sama menemukan titik terang.

Perlu diketahui dalam FGD tersebut dihadiri Kapolres Jombang, Kasat Bimas Polres Jombang bersama jajarannya. Disnaker, Camat, Kapolsek Bandarkedungmulyo bersama anggotanya. Kades Desa Bandarkedungmulyo, serta semua masyarakat yang terdampak.

Kegiatan ini dilakukan di Pendopo Balaidesa Bandarkedungmulyo Jombang.(elo)