Mengaku Polisi, Aniaya Warga Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: BW alias Tolet (28) warga Desa Semarum dan BS alias Plecet (34) warga Desa Kendalrejo keduanya warga Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Jawa Timur berhasil ditangkap Polres Trenggalek.

Dua orang tersebut ditangkap lantaran diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Imanudin  Alias Acong (42) warga Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung. Yang tempat kejadian perkaranya di teras milik Sujinah warga Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Trenggalek.

“ Dua orang yang diduga pelaku penganiayaan telah kita amankan berikut barang buktinya guna proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya ditangkap dirumahnya, di Desa Semarum dan Kendalrejo Kecamatan Durenan,’’ ucap Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, Senin (24/9/2018).

AKBP Didit memaparkan, pelaku nekat melakukan penganiayaan, karena diduga korban memiliki hubungan asmara dengan kakak ipar pelaku. Saat menghajar korban, salah satu pelaku mengaku seorang Polisi dari Resort Tulungagung.

” Pelaku penganiayaan ini salah satunya mengaku sebagai petugas kepolisian Resort Tulungagung. Tidak butuh waktu lama, setelah mendapat laporan hanya 12 jam keduanya berhasil diringkus,’’ imbuhnya.

Dijelaskan, awalnya kedua pelaku mendatangi rumah orang tua korban dan tidak menemukan korban. Berselang setengah jam, pelaku datang kembali dan melakukan penganiayaan.

Akibatnya korban mengalami luka dibagian dahi, pelipis dan berlumuran darah selepas dipukul menggunakan cangkul oleh Bambang. Sedangkan Bagus melakukan perusakan rumah dengan menggunakan helm dan potongan kayu.

“ Semua barang bukti dan kedua tersangka telah kita amankan. Jika terbukti pelaku dikenai pasal 170 ayat (1) KUHPidana tentang tindak kekerasan di muka umum yang dilakukan secara bersamaan,’’ pungkas Kapolres Trenggalek.(sup/ham)