Gelapkan Mobil, Oknum PNS Trenggalek Dicokok Polisi

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Sur (45) oknum PNS warga Kelurahan Ngantru Kabupaten Trenggalek ditangkap Satreskrim Polres Trenggalek. Pasalnya diduga telah ikut serta dalam tindak pidana tipu gelap sebuah kendaraan bersama dua tersangka lain yang sudah ditahan sebelumnya.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S membenarkan penangkapan tersebut. Tersangka ini di tangkap karena diduga terlibat penipuan dan penggelapan dengan modus rental mobil milik Rohmawati Romadona warga Desa Sambirejo Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

“ Untuk saat ini tersangka dan barang bukti berupa mobil jenis daihatsu xenia AG 1720 SG dan bukti lain telah kita amankan guna proses lebih lanjut,’’ ucap AKBP Didit B.W.S, Jumat (28/9/2018).

AKBP Didit memaparkan, awalnya tersangka Rodiyah bersama Suryanti pada Jumat (20/7/2018) mendatangi rumah korban dengan tujuan untuk menyewa kendaraan jenis daihatsu xenia selama 3 hari.

Tanpa menuruh curiga korban meminjamkan kendaraan tersebut terhadap pelaku. Setelah ditunggu- tunggu sampai 8 hari, kendaraan tidak dikembalikan. Padahal dari kesepakatan awal hanya meminjam selama tiga hari.

Korban selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polres Trenggalek. Dari penangkapan awal dua tersangka sebelumnya, setelah di kembangkan Suryanti diduga terlibat kasus tipu gelap ini.

Dari hasil penyidikan, ternyata kendaraan dari hasil tipu gelap di digunakan untuk menggantikan jaminan hutang Rodiyah kepada Bariyah senilai Rp 33 juta.

Sementara untuk tersangka Rodiyah yang diduga pelaku tipu gelap, telah dilakukan penahanan sejak tanggal 10 Agustus 2018. Sedangkan Bariyah dalam kasus ini yang diduga sebagai penadah telah ditahan pada tanggal 11 Agustus 2018 kemarin.

“ Pada kasus ini terduga Suryanti, jika terbukti akan dikenakan pasal 378 atau pasal 372 KUHPidana Jo pasal 55 ayat (1) ke-e KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan barang Jo turut serta melakukan perbuatan,’’ pungkas Kapolres Trenggalek.(sup/ham)