Ratusan Pendukung Cakades Pacangan Bangkalan Gerudug Gedung  Dewan


KANALINDONESIA.COM : Ratusan massa pendukung bakal calon kepala desa (balon kades) Desa Pacangan Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan, jawa Timur beserta kuasa hukumnya gerudug DPRD Kabupaten Bangkalan. Ratusan massa ini mempertanyakan tidak lolosnya balon kades yang mereka usung pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang kedua yang bakal di gelar 28 Oktober 2016 nanti.


Kud Massa sebagai kuasa hukum Moh Zaki balon kades Desa Pacangan mengutarakan kehadiranya bersama ratusan massa tersebut. Tiada lain untuk mengadukan adanya dugaan kongkalikong berbau kejanggalan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Pacangan yang menyebabkan tidak lolosnya Moh Zaki menjadi balon kades Pacangan.

Selain itu, Kud Massa juga menjelaskan proses tidak lolosnya kliennya (Moh Zaki). Lantaran terganjal domisili yang dianggap belum memenuhi syarat dan hingga kini P2KD belum mengeluarkan surat tidak lolosnya Moh Zaki secara tertulis. Permasalahannya sudah di ajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Surabaya

“Persoalan tidak lolosnya klien saya (Moh.Zaki) sebagai balon kades Desa Pacangan oleh P2KD setempat sudah kami ajukan ke PTUN Surabaya,” kata Kud Massa, Selasa, (11/10/2016).

Sementara itu, Ketua Komis A DPRD Bangkalan, Kasmo mengatakan akan mempelajari permasalah tersebut. Dia berjanji, dalam waktu dekat ini akan memanggil  P2KD Desa Pacangan dan P2KD Kabupaten Bangkalan. Dengan maksud menyampaikan pengaduan ratusan massa pendukung salah satu balon kades Pacangan. Terkait adanya tindakan P2KD setempat yang sudah melakukan tahapan sebelum adanya keputusan MA yakni calon kepala desa boleh dari luar desa setempat.

Namun P2KD setempat tetap ngotot menyatakan Moh Zaki tidak syah ikut pilkades Desa Pacangan, karena P2KD ikut aturan lama. Tepatnya sebelum adan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan balon kades berasal dari luar desa setempat.

“Kami akan segera memanggil P2KD Desa Pacangan dan P2KD Kabupaten Bangkalan untuk minta klarifikasi persoalan ini. Agar semuanya menjadi terang,” pungkas politikus Gerindra tersebut. (Yans)

Baca:  Sedekah Desa Rejoslamet, Gunungan Hasil Pertanian Diarak Keliling Kampung