Korban Penipuan Dhimas Kanjeng Asal Ponorogo Enggan Melapor

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ( foto : Ist)

KANALINDONESIA.COM : Warga Ponorogo yang menjadi korban penipuan Kanjeng Dimas Taat Pribadi, pengasuh Padepokan Kanjeng Dimas di Dusun Sumber Cengkelek,  Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo jumlahnya semakin bertambah banyak.

Diperkirakan pengikut sekaligus korban penipuan kanjeng Dimas Taat Pribadi ini jumlahnya mencapai sekitar 100 orang lebih.

Diantarannya berasal dari Kecamatan Pulung, Kecamatan Ponorogo dan Kecamatan Babadan. Namun hingga saat ini para pengikut maupun korban ini belum mau melaporkan ke pihak Kepolisian Resort  Ponorogo.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kanalponorogo.com korban sekaligus pengikut tebanyak untuk Kabupaten Ponorogo berasal dari kecamatan Pulung.

Sementara jumlah kerugiannya diperkirakan mencapai angka  Rp 50 juta tiap orang, hal tersebut dihitung dari mahar yang diberikan yaitu Rp 5 juta setiap kali melakukan pertemuan di Padepokan.

Baca:  L 300 Adu Banteng Dengan Truk di Ponorogo, Korban Dilarikan ke RSU

Kapolres Ponorogo AKBP Harun Yuni Aprin mengungkapkan, hingga saat ini  baru dua orang yang melaporkan diri sebagai korban penipuan Kanjeng Dimas.

Diduga masyarakat belum melaporkan karena ini menyangkut keyakinan mereka. Jika para pengikut ini percaya dan tetap meyakini bahwa Kanjeng Dimas ini benar.

“Polres belum membuka posko khusus pengaduan. Namun akan tetap memproses laporan masyarakat dengan cara sebagaimana mestinya,”ucap AKBP Harun Yuni Aprin, Kapolres Ponorogo.

AKBP Harun Yuni Aprin mengakui, jika memang ada informasi warga Ponorogo yang menjadi korban. Ia menghimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan Kanjeng Dimas Taat Pribadi untuk segera melapor.(AD)