Kalahkan Jakarta, Malang dan Sidoarjo Jadi Pasar Terbesar Alfacart.com 

alfacart

KANALINDONESIA.COM :Jawa Timur, khususnya Malang dan Sidoarjo, tercatat sebagai pasar paling besar bagi Alfacart.com, pelaku bisnis sekaligus marketplace terkemuka di industri e-commerce Indonesia.perasi sejak akhir Mei 2016. Secara wilayah, Jawa Timur menjadi pasar terbesar (42%) disusul Jabodetabek (33,69%) dan Jawa Tengah (17,66%). Untuk peringkat per kota, Malang menjadi kota dengan jumlah transaksi terbesar pertama (12,061%) dan Sidoarjo berada di posisi ketiga (6,061%) setelah DKI Jakarta (14,212%).

 
“Data transaksi terbaru Alfacart.com di tiga bulan pasca peluncuran sangat menggembirakan bagi kami karena selain kehadiran Alfacart.com disambut baik oleh pasar, kami juga menemukan fakta baru bahwa pasar e-commercetidak lagi hanya terkonsentrasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Wilayah di luar Jakarta, seperti Malang dan Sidoarjo, serta kota-kota lain seperti Rembang dan Klaten Jawa Tengah, Pontianak, serta Makassar pun menjadi pasar yang harus semakin kami cermati agar kami kian tepat dalam menghadirkan layanan yang sesuai dengan karakteristik kebutuhan mereka yang tentunya sangat beragam,” ujar Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Executive Officer, Alfacart.com dalam pernyataan pers kepada Kanalindoesia.com di Jakarta, Rabu (12/10/2016).
 
“Banyaknya transaksi dari luar wilayah Jakarta mengindikasikan tingginya keinginan konsumen, terutama yang tinggal di daerah-daerah, untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh barang atau produk-produk terkini, dengan kualitas sama, periode waktu yang tidak berbeda, dan harga yang tidak terlalu timpang atau bahkan setara. Melalui pembelian di Alfacart.com, kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terpenuhi,” tambah Catherine.
 
Menurut Catherine, selain belanja fashion dan gadget, pelanggannya memiliki keunikan preferensi belanja tersendiri, yaitu mereka juga meminati belanja kategori-kategori yang selama ini banyak dipilih konsumen untuk belanja langsung, seperti belanja makanan dan minuman, belanja keperluan rumah dan dapur, serta belanja untuk perlengkapan kantor.
 
“Malang dan Sidoarjo juga menempati posisi teratas untuk kategori makanan dan minuman. Kategori produk-produk lain yang banyak diminati adalah kebutuhan bayi, anak dan mainan, kesehatan dan kecantikan,” ungkapnya.
 
Ia mempunyai catatan menarik dari laporan triwulan Alfacart.com, bahwa pendekatan belanja O2O khususnya Layanan Pick Up di Toko Alfamart mendapatkan respon tinggi dari para pelanggan, baik pelanggan di wilayah Jakarta yang terkenal dengan gaya hidup urbannya, maupun pelanggan di luar Jakarta. Sebanyak 84% pelanggan di wilayah Jakarta dan 90,73% pelanggan di luar Jakarta melakukan pengambilan barang di toko Alfamart yang berfungsi sebagai pick up point.
 
Kecenderungan mayoritas pelanggan untuk memilih mengambil atau membayar barang-barang yang dibelinya di toko-toko Alfamart yang menjadi pick up point merupakan konfirmasi efektivitas kolaborasi Alfacart.com dengan lebih dari 7000 toko Alfamart di seluruh wilayah Indonesia. Kenyamanan, keamanan bertransaksi dan kepastian kualitas barang yang diterima menjadi pendorong bagi pelanggan untuk lebih memilih layanan inovatif ini.
 
Layanan O2O juga membantu para konsumen yang belum memiliki kartu debit atau kartu kredit untuk tetap dapat menikmati belanja kebutuhannya.. Dukungan jaringan Alfamart juga membantu optimalisasi distribusi produk-produk yang dipesan dari Alfacart.com ke tangan pelanggan. 
 
Kedepan, layanan-layanan inovatif yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan akan semakin ditingkatkan keberadaannya. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk selalu menjadi yang terdepan di industri e-commerce di Indonesia,” tutur Catherine.(Fatih)
Baca:  Pengurangan Gas Elpiji