Kades Purwogondo diberhentikan Sementara Oleh Bupati Kendal

Bupati Kendal Mirna Annisa sidak kantor Kepala Desa Purwogondo

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Bupati Kendal Mirna Annisa menonaktifkan sementara Kepala Desa Purwogondo Mulyanto. Pemberhentian sementara itu dilakukan Mirna usai melakukan audiensi dengan warga di Kantor Balai Desa Purwogondo, Kamis (4/10/18).
Kades Mulyanto yang diduga menyalahgunakan wewenang dan menyelewengkan dana desa. Warga yang menemukan senumlah proyek fiktif yang diduga dikerjakan kepala desa sendiri dan warga melaporkan hal tersebut ke Bupati Kendal dan ditindaklanjuti dengan melihat ke lokasi proyek.
Warga yang menjelaskan dugaan penyelewengan yang dilakukan Kepala Desa Purwogondo Mulyanto, di hadapan bupati, camat dan inspektorat.
Warga Mahmudi mengaku, bahwa banyak proyek yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Diantaranya pembangunan jalan di RT 3 Dusun Mangir terdapat papan informasi, tetapi tidak ada pekerjaan, pembangunan jalan hasil swadaya warga, diklaim dibangun menggunakan dana desa.
‘’Masih banyak proyek fiktif yang dianggarkan dari dana desa padahal tidak ada pembangunan sama sekali,’’ katanya.
Mahmudi juga menambahkan, salah satu dugaan penyalahgunaan lainnya yaitu, Bendung Saron yang dibangun menggunakan APBD Kendal 2017 diklaim menggunakan dana desa, prasasti juga diganti dan diberi nama irigasi Sekluwih.
‘’Untuk pembangunan Bendungan itu mencapai Rp 61 juta dan pengerjaannya tidak jelas,’’ungkapnya.
Kapolsek Boja AKP Windoyo, mengatakan, polisi menemukan prasasti yang sudah ada dibuang dan diganti dengan prasasti proyek yang menggunakan dana desa.
“Kasus dugaan penyelewengan dana desa itu saat ini ditangani unit tindak pidana korupsi Polres Kendal,’’ tandasnya.
Bupati Mirna mengatakan, pembangunan bendungan tersebut merupakan proyek APBD Kendal, namun dalam pengerjaannya diakui sebagai proyek desa oleh kepala desa.
‘’Saya meminta kepada inspektorat untuk melakukan penyelidikan dan untuk sementara kepala desa saya berhentikan sementara selama proses penyelidikan,’’ tegasnya.
Kepala Desa Purwogondo, Mulyanto,  mengaku sudah melaksanakan pembangunan dari dana desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebelumnya dimulai pengerjaannya, pihaknya juga telah dilakukan musrenbangdes yang dihadiri perwakilan setiap kampung dan RT.
‘’Yang keberatan hanya dari satu dusun saja. Saya siap diperiksa inspektorat terkait apa yang di tudingan warga,’’ katanya.(eko)