BPJSTK dan Rumah Zakat Serahkan 10 Shelter

Direktur Utama BPJSTK Agus Susanto, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Hj Ermalena dan Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar melakukan peletakan batu pertama masjid di posko pengungsian Menggala Pemenang, belum lama ini.

TANJUNG,KANALINDONESIA.COM: Bantuan kemanusiaan terus berdatangan ke Lombok Utara. Baik itu logistik hingga hunian sementara (huntara) atau shelter. Salah satunya seperti yang dilakukan Rumah Zakat bersama BPJS Tenaga Kerja (BPJSTK) dan Yayasan Al Magfirah di posko pengungsian Menggala di Pemenang, Lombok Utara.

Direktur Utama BPJSTK Agus Susanto mengatakan, ini menjadi bantuan kemanusiaan yang kesekian kalinya untuk korban gempa Lombok. Pihaknya bersama Rumah Zakat dan Yayasan Al Magfirah memberikan 10 shelter huntara. Disamping itu juga ada peletakan batu pertama pembangunan masjid, MCK, dan ribuan peralatan solat.

“Kita di pulau 1.000 mesjid ini bantu 1.000 sarung, 1.000 sajadah, dan 1.000 makenah,” ujarnya, usai peletakan batu pertama masjid di tengah-tengah shelter Posko pengungsian di Menggala, Lombok Utara, belum lama ini.

Ia menuturkan, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan di Lombok Utara saja. Ada beberapa titik yang juga mendapatkan hal serupa. Seperti di Sumbawa juga dilakukan pembangunan masjid.

Kunjungan kali ini menjadi kunjungan keempat direksi BPJSTK Jakarta di Lombok. Tak hanya itu, BPJSTK cabang Lombok, Jawa timur, dan Makassar juga ikut membantu.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar mengatakan, apresiasi atas nama bupati dan masyarakat Lombok Utara atas bantuan tersebut.  Ia yakin upaya ini adalah upaya bersama untuk mempercepat proses pemulihan Lombok Utara.

“Agar masyarakat ini segera bangkit, dan harus segera keluar dari tendanya dan kita tempatkan di rumah hunian sementara seperti ini,” pungkasnya.

Najmul mengungkapkan, memang masih banyak yang belum mendapat tempat hunian seperti ini. Sebab itu ia berharap di BPJSTK juga nanti akan datang ke titik lain di Lombok Utara.

“Dan beliau juga menyampaikan akan mendampingi sampai pemulihan nya untuk tiga daerah ini, Lombok Utara , Lombok Tengah dan Lombok timur,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Hj Ermalena mengatakan, dirinya melihat masyarakat memang sudah ingin kembali beraktifitas keseharian. ini adalah kegiatan untuk memfasilitasi masyarakat agar bisa melakukan aktivitas mereka kembali seperti dulu.

“Dan sejauh itu masih diperlukan masyarakat, maka sejauh itu kami di DPR RI akan terus bergerak untuk melakukan bantuan untuk percepatan dari recovery  KLU,” tandasnya. (Idam)