Puluhan Penghuni Panti Asuhan di Trenggalek Dilatih Ketrampilan

TRENGGALEK. KANALINDONESIA.COM: Inginkan berikan kemandirian dan berdayakan penghuni panti asuhan dan panti jompo, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berikan pelatihan ketrampilan kerajinan tangan kepada 32 penghuni panti asuhan/ jompo di Trenggalek, Senin (8/10/2018).

Pelatihan hand made bagi penghuni panti asuhan dan jompo ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Sekda Trenggalek, Drs. Pariyo.

Dari informasi yang dihimpun, direncanakan selama 14 hari kedepan, 32 penghuni panti asuhan dan jompo akan digembleng dan dibekali ketrampilan tangan di LBK Loka Binakarya Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek serta terbagi menjadi 2 kelas pelatihan dimana akan didamping oleh mentor-mentor yang berkompeten dibidangnya.

Pj Sekda Pariyo berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatya momentum pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga kedepan para penghuni panti asuhan dan jompo ini selain dapat berkarya, juga lebih berdaya.

“Kita berdayakan mereka agar mereka yang masih berusia produktif itu mampu berkarya dan bisa mandiri,” ucapnya, Senin, (8/10/2018).

Lebih lanjut Pj Sekda ini menerangkan, bawasanya pelatihan ini sebagai bentuk upaya pemerintah untuk memberikan ruang dan dukungan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk didalamnya penghuni panti asuhan dan jompo.

“Kehadiran pemkab dibutuhkan dalam keberlangsungan nawa cita presiden,” tegasnya.

Diharapkan oleh Drs. Pariyo, kedepan dengan pelatihan ini pehuni panti asuhan dan jompo dapat mengasilkan hasil kerajinan tangan (hand made) yang bisa jadi buah tangan atau laris dipasaran.

“Mereka tentunya punya bakat dan bisa menghasilkan sesuatu yang mungkin bisa menjadi penghasilan untuk bekal hidup mereka,” pungkasnya.(ham)