PPK Karanggeneng Gelar Deklarasi Damai Bersama Muspika dan Parpol

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Jelang Pemilu 2019, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Muspika Karanggeneng, para pengurus partai politik, calon anggota legislatif, OKP, Ormas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama menggelar deklarasi damai di Pendopo Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Senin (8/10/2018).

Camat Karanggeneng, Bakti Aprianto, SH. MM, berharap dalam pelaksanaan pemilu di Kecamatan Karanggeneng dapat menciptakan lingkungan yang damai dan sejuk.

“Kami juga  berharap kepada para pengurus partai politik dan calon legislatif yang hadir untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat, jangan terprovokasi berita hoax. Hoax  bisa menjadi fitnah dan  memecah belah masyarakat. Jika menerima hoax jangan disebarluaskan, dan cukup dibaca saja untuk sendiri,” kata Bakti Aprianto.

Pelaksanaan pemilu mendatang berjalan damai dan lancar sesuai dengan yang diinginkan. Ia juga berharap, para caleg yang terpilih merupakan caleg terbaik yang diharapkan masyarakat.

“Ini (deklarasi damai) momentum yang baik buat kita semua. Kita buktikan melalui deklarasi damai pemilu ini,” ucapnya.

Selaras dengan itu, Kapolsek Karanggeneng, AKP Syaifuddin, SH. mengatakan, sejumlah pihak yang hadir dalam deklarasi damai itu bisa  menjadi motor perdamaian. “Jika terjadi sesuatu yang tak diharapkan, yang hadir saat ini bisa menjadi motor penggerak perdamaian di Kecamatan Karanggeneng,” ungkapnya.

Ia pun mengingatkan kepada masyarakat, saat ini Kepolisian sudah menbentuk tim untuk memantau medsos. “Jika ada informasi yang berbentuk provokasi dan ada pelanggaran berkaitan dengan informasi dan teknologi  bisa ditindak oleh petugas,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPK Karanggeneng, Azis Susanto mengatakan, dalam pelaksanaan Pilgub Jatim kemarin sukses dan ini sebagai modal awal untuk menghadapi tahapan pelaksanaan pemilu 2019.

“Setiap penyelenggaraan pemilu di Karanggeneng berjalan aman,” kata Azis.

Azis pun mengingatkan kepada masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih bisa datang ke Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih.

“Ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, selain melalui tahapan sosialisasi kepada masyarakat,” harapnya.

Senada dengan Ketua PPK, Ketua Panwascam Karanggeneng, Aan Khunaefi mengatakan, dalam pengawasan pemilu tak hanya dilakukan oleh Panwas saja,  melainkan melibatkan masyarajat. Juga melibatkan jajaran Muspika, Parpol dan pihak lainnya.

“Dalam pelaksanaan pemasangan alat peraga kampanye (APK), pihak partai politik, caleg dan tim sukses bisa koordinasi dengan PPK untuk dipasang di lokasi yang sudah ditentukan. Tapi dalam pemasangan APK  tak dilakukan di masjid, sekolah maupun di fasilitas pemerintahan,” pungkasnya.

Jurnalis : omdik/ferry/bisri
Editor : Arso