Dewan Trenggalek Ingatkan Pelamar CASN Tak Tergiur Calo

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Guswanto, mengingatkan masyarakat Trenggalek yang ingin melamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk  tidak percaya dan tidak tergiur rayuan calo yang memanfaatkan momentum ini.

Politisi asal PDI Perjuangan ini menjelaskan berkaitan dengan penerimaan CPNS 2018 yang akan dilakukan Kemenpan RB mulai tanggal 19 September 2018 ini mendatang, Guswanto, mengingatkan warga supaya tidak percaya kepada calo dan tidak menggunakan calo untuk lulus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pria yang akrab dipanggil Kang Wantek ini  mewanti-wanti masyarakat untuk tidak tergiur rayuan oknum yang memanfaatkan momen ini, terutama calo yang memberikan harapan bisa meluluskan peserta menjadi PNS.

“Kita tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat, untuk tidak berurusan dengan calo. Ingat, penerimaan CPNS ini murni menggunakan sistem online atau CAT. Jadi siapapun itu yang memastikan bisa meluluskan peserta, kita pastikan bohong. Hanya kemampuan sendiri yang bisa menolong,”ucapnya, Selasa, (9/10/2018) di Trenggalek

Seperti diketahui, Pemkab Trenggalek sudah mendapatkan kuota resmi untuk penerimaan CPNS tahun ini, yakni sebanyak 300-an orang. Dari 300-an kuota CPNS tersebut, sebagian besar adalah untuk tenaga pendidik atau guru, kemudian tenaga medis dan tenaga teknis.

Karena sudah ditetapkan, legislator meminta, agar Pemkab mensosialisasikannya kepada masyarakat, sehingga tidak menjadi pertanyaan besar di tengah masyarakat lagi.

Diterangkannya, utamanya berkaitan tentang persyaratan, jenjang pendidikan masing-masing kuota, serta klasifikasi untuk tenaga honorer.

“Yang paling penting itu, klasifikasi untuk tenaga honorer, mereka sangat butuh informasi pasti. Makanya Pemkab harus mempublis ini. Tujuannya juga, agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi ini,”terangnya.

Sebelumnya, Pejabat (Pj)Sekda Kabupaten Trenggalek, Pariyo, mengungkapkan, pihaknya sudah menerima surat terkait kuota CPNS dari Kemenpan RB.

Gambaran jumlahnya sekitar 300-an orang, tujuan surat penerimaan dari Kemenpan tersebut, langsung kepada Bupati Trengggalek.(ham)