Study Budaya Jepang – Indonesia, SMA Muhammadiyah 1 Gresik Datangkan 2 Warga Asli Jepang

KANALINDONESIA.COM : Kegiatan study budaya Jepang – Indonesia, di gelar SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Dengan mendatangkan 2 orang warga asli Jepang, yakni, Yosihiro Ounomi dan Yoko Ishi Bashi serta Sriyati Marimoto, seorang warga Indonesia yang tinggal di Jepang selama 18 tahun.

Ketiga orang tersebut, merupakan delegasi dari Japan Foundation, yang ditugaskan untuk keliling ke sekolah-sekolah di Indonesia dengan misi tukar budaya dan pengetahuan.

Kegiatan itu, dimaksudkan agar siswa dapat shering secara langsung untuk mengetahui kebudayaan ataupun kebiasaan orang Jepang. Sekaligus agar siswa bisa belajar langsung tentang bahasa Jepang. Sebab, kebetulan bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa yang diajarkan di SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Ainul Muttaqien, mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini, merupakan pemberian Bina Antar budaya. Seperti halnya salah satu siswanya yang mengikuti American Field Service (AFS). Lembaga nirlaba yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia. “Saat ini, ada satu siswa berkesempatan ke Negara Swiss dengan mengenalkan Tari Garuda Nusantara,” ujarnya, Rabu (12/10/2016).

Baca:  Lega Setelah Dapat Ijin Usaha, Meski Harus Rela Berdiri Saat Mengikuti Sosialisasi OSS

“Dan dalam kegiatan ini, ada hal yang tentunya menarik bagi siswa. Karena adanya tukar budaya dan pengetahuan, antara siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik dengan mereka. Di kesempatan ini para siswa mempertunjukkan dua tarian yang menjadi icon bangsa Indonesia dan Jawa Timur khususnya. Yakni tari Garuda Nusantara dan tari Remo,” paparnya.

Sementara 2 orang delegasi dari Japan Fondation yang didatangkan kesini. Menampilkan Kimono, dan memperkenalkan permainan tebak suit (Yukata) baju khas Jepang. Kedua orang Jepang itu dengan gaya kaku nya menirukan tari remo yang dipertunjukkan siswi SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Sedangkan delegasi Jepang menampilkan cara memakai baju adat Jepang (kimono), permainan tebak suit (Yukata) dan seni lipat kertas (Origami).

Baca:  Pilunya Kisah Pelajar Diantara Longsoran Kampak-Munjungan

“Saya suka sekali dengan banyaknya ragam seni budaya di indonesia, hal ini membuat saya untuk ingin mempelajarinya dengan cara bertukar penhetahuan. Lebih menarik lagi adalah politik yang beragam di Indonesia serta terbuka menjadi tambahan ilmu di jurusan kuliah saya,” kata, Yoshihiro usai perform di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. (lan)