JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Keberadaan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang tambah meningkat, begitu dengan kematiannya. Sehingga menimbulkan para petugas kewalahan dalam pemulasaran jenazah.

Menanggapi hal itu, demi kelancaran proses pemulasaran jenazah Covid-19, sejumlah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jombang turut membantu dan bergabung bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang.

Zulfikar Dawam Ikhwanto Ketua PC GP Ansor Jombang membenarkan bahwa dari 4 Banser telah diluncurkan. Hal itu dikatakan sebagai prinsip ‘Khoirunnas anfauhum linnas’.

“Benar dari 4 Banser telah turut berperan sebagai sebaik baiknya manusia ialah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Banser kami bergabung dengan BPBD Jombang,” jelas Gus Antok kepada KANALINDONESIA.COM, Rabu (14/7/2021).

Terpisah, Syofirullah Firru Auliya’ salah satu Banser dari Kecamatan Mojowarno menyampaikan bahwa dirinya turut melakukan itu hanya berupaya membantu untuk meringankan beban yang dialami oleh petugas Covid-19 di RSUD Jombang.

“Setelah mengetahui informasi bahwa dari RSUD Jombang membutuhkan orang untuk mempercepat pemulasaran jenazah Covid-19, maka saya bersama 3 Banser lainnya turut berkhidmat dengan hal ini,” kata pria yang kerap disapa Syofi saat diwawancarai.

Melanjutkan, pria yang berusia 23 tahun itu mengatakan bahwa sementara ini pemulasaran jenazah Covid-19 setempat sudah berjalan dengan cukup cepat dan lancar. Selain itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat luas untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, juga segala aturan yang diberikan pemerintah.

“Kondisi pemulasaran hingga pemakaman jenazah Covid-19 di RSUD Jombang ini sudah mulai lancar. Dari itu saya harap masyarakat tetap ketat patuhi Prokes dan mematuhi apa yang menjadi imbauan dari pemerintah,” tutur Syofi memungkasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here