Tanpa Kendali, Masa Hajar ABG Yang Kepergok Mencuri

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Dua anak baru gede, San(13) dan Riy (15) keduanya warga Desa Sidobinangun, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, dihajar masa karena nekat melakukan pencurian di warung kopi milik Cak Jae (43) di Jalan Raya Lamongan – Gresik KM 42 tepatnya di depan pabrik New Era, Dusun Gajah Desa Rejosari Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan, Minggu (14/10/2018) sekitar pukul pukul 01.15 WIB

Kapolsek Deket, AKP Sunaryo Putro mengungkapkan, aksi nekat kedua pelaku ini kepergok dua karyawan korban, Erik dan Ahmad saat hendak melakukan pencurian di warung milik korban. Karena akan melarikan diri kedua pelaku di tangkap dan diikat mengggunakan tali rafia.

“Karena posisi warung pinggir jalan serta banyak orang yang mengetahui, langsung mengeroyok kedua pelaku hingga menderita cukup parah di kepala mengeluarkan banyak darah. Karena lukanya cukup parah kedua pelaku harus dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan guna mendapatka perawatan. Dan pelaku atas nama Riyan harus mejalani rawat inap,” tambah AKP Sunaryo.

Dia menjelaskan, kejadian itu bermula korban menyuruh kedua karyawan Arik dan Ahmad untuk menjaga dan melayani pembeli dengan jam kerja mulai pukul 15.00- 01.00 WIB. Karena warung milik korban sering kehilangan barang maka Ia menyuruh kedua karyawannya untuk sekaligus menjaga saat warung sudah di tutup.

“Kemudian setelah warung di tutup, kedua karyawan korban bersembunyi di bangunan kolong warung kopi di atas tanah pengairan,” kata Sunaryo.

Setelah kurang lebih lima belas menit bersembunyi, lanjut AKP Sunaryo Putro, sekitar jarak seratus meter kedua karyawan korban, melihat sebuah kendaran sepeda motor berhenti dan terlihat ada dua orang berjalan ke selatan menyebrang rel kereta api. Setelah itu kedua pelaku berjalan ke arah timur dan menyeberang rel kereta api menuju warung milik korban.

“Sesampai di warung korban, salah satu pelaku langsung mematikan lampu listrik dengan cara di putar. Dan satu orang pelaku memecahkan dinding warung yang terbuat asbes. Setelah berhasil kedua pelaku langsung masuk ke dalam warung dan langsung mengambil barang,” beber Sunaryo.

Sunarnyo melanjutkan, setelah kedua pelaku masuk ke dalam warung dan mengambil barang. Kedua karyawan korban langsung naik ke atas dan berhasil menangkap kedua pelaku. Karena kedua pelaku hendak berusaha melarikan diri, kedua pelaku langsung diikat menggunakan tali rafia. Waktu itu karena letak warung korban berada di pinggir jalan raya dan banyak orang yang mengetahui.

“Warga yang emosi langsung mengeroyok kedua pelaku hingga menderita cucuk parah pada kepala korban hingga mengeluarkan darah. Beruntung petugas kepolisian langsung datang setelah menirima laporan. Karena lukanya cukup parah kedua pelaku kita larikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan,” pungkasnya.

Jurnalis: omdik/ferry/bisri
Editor : Arso