KPI Percayakan Baznas Dalam Distribusi Bantuan ke Sulteng

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: PT. Kar Powership Indonesia (KPI) mengirimkan bantuan barang senilai Rp 800.800.000 (delapan ratus juta delapan ratus ribu rupiah) kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Bantuan ini diserahkan Direktur Regional Karpowership Indonesia, Mehmet Ufuk Berk kepada Komisioner Baznas Ir. Nana Mintarti di Pergudangan Cardig Air, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Ir. Nana Mintarti mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan KPI kepada Baznas dalam penyaluran bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Menurutnya bantuan ini akan didistribusika ke titik-titik bencana di Kota Palu, Donggala, dan Sigi provinsi Sulawesi Tengah.

“Saya berharap bantuan ini tepat sasaran untuk masjid darurat, sekolah darurat atau tempat orang berkumpul karena bantuan ini ada tenda, velbet, obat-obatan, air mineral, biskuit dan lain-lain. Titik yang kami distribusikan antara lain Tondo, Ulujadi, Laswani, Tompe, Siranja, Pantoloan dan daerah lainnya di Palu, Donggala, dan Sigi,” ujar Nana kepada Kanalindonesia.com usai menerima bantuan di Pergudangan Cardig Air, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Sementara itu, Direktur Regional Karpowership Indonesia, Mehmet Ufuk Berk menyampaikan rasa bela sungkawa atas bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah. Bantuan ini sebagai rasa peduli dan keprihatinan.mendalam kepada para korban.

“Program bantuan ini adalah bentuk dari kepedulian kami terhadap bencana di Indonesia, terutama di Palu, Donggala, dan Sigi. KPI berharap bantuan yang diberikan dapat segera tersalur ke saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah.” kata Mehmet asal negara Turki.

Ia menjelaskan barang-barang yang dikirim ke Sulawesi Tengah antara lain tenda peleton, velbed, matras, selimut, masker, cairan anti septik, obat-obatan, sendal jepit, pembalut, pampers, senter dan baterai, biskuit, mineral water, abon, dan lain-lain.

“Kami sebelumnya mendata barang-barang apa saja yang sangat dibutuhkan para korban disana. Semoga bantuan ini dapat segera menjangkau para korban yang membutuhkan,” kata Mehmet.

Ia juga menambahkan, karena perusahaan yang dipimpinnya bergerak Powership (floating power plant) terdepan di dunia atau pembangkit tenaga listrik, maka ia juga akan mengirimkan 2 kapal besar pembangkit tenaga listrik agar masyarakat di sana mendapat aliran listrik.

“Maksimal 3 Minggu ke depan kami akan mengirimkan kapal pembangkit tenaga listrik ke Palu dan Donggala untuk membantu masyarakat disana,” tutur Mehmet. @Rudi