Anggaran BUMDesMart, Dipending Untuk Dialihkan ke Penanganan Bencana

Keadaan BUMDesMart, Desa Gondang, Kecamatan Gangga Kamis (18/10/2018)

TANJUNG, KANALINDONESIA.COM: Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP2KBPMD), H Kholidi Halil, mengaku sudah sepakat mempending anggaran untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)Mart. Hal ini dikarenakan, anggaran yang sudah ada itu, digunakan dulu untuk penanganan pasca bencana saat ini.

“Kalau kaitan dengan BUMDesMart, untuk sementara kita sepakat untuk anggarannya dipending dulu, karena banyak yang harus ditalangi pasca bencana ini,” ungkapanya, Kamis (18/10/2018).

Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan anggaran untuk pemulihan pasca bencana ini sangat besar, sedangkan ketersediaan anggarannya sangat terbatas.

Sebab itu, menurut Kholidi, yang menjadi pertimbangan anggaran itu dialokasikan untuk penanganan bencana. Karena, memang saat ini kondisi semua desa sangat terpuruk, jadi belum bisa memfokuskan untuk pembangunan perekonomiannya.

“Jadi 75 persen kantor desa kita itu hancur total,” jelasnya.

Di akuinya, harapan untuk membangun kembali BUMDesMart itu ada. Namun, tidak elok rasanya jika membangunnya dulu saat ini. Karena untuk pelayanan masyarakat saja, di beberapa kantor desa masih terkendala dengan fasilitasnya. Bahkan mereka (pihak desa) melakuakan pelayanannya di halaman depan kantor mereka yang roboh akibat gempa.

Sebab itu, saat ini lebih difokuskan dan menjadi perioritas adalah bagaimana untuk membangun fasilitas untuk pelayanan masyarakat dulu. Karena yang terpenting adalah bagaimana pelayanan masyarakat bisa beroperasi dulu. Sedangkan untuk proses BUMDesMartnya nanti bisa disinergikan kedepannya.

“Yang terpenting bagaimana pelayanan masyarakat itu bisa jalan dulu, dan dan proses yang lain mudah-mudahan kedepannya bisa disinergikan,” imbuhnya.

Lanjutnya, mengingat BUMDesMart adalah bagian dari target untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) daerah, tentu hal itu pasti menjadi prioritas. Supaya target yang sudah ditetapkan itu bisa bisa tercapai.

“Karena itu target RPJMD daerah pasti akan di programkan,”pungkasnya.(Idam)