Tim Sar Gabungan Pamekasan, Kembali Evakuasi Jenazah Korban KM Cahaya Bahari Jaya yang Tenggelam

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM
Petugas Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Tim Sar Polda Jatim, BPBD Pamekasan, Tagana Dinsos, Polsek Pademawu, Polsek Tlanakan serta anggota Koramil Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kembali mengevakuasi satu jenazah yang diduga korban KM Cahaya Bahari Jaya yang berlayar dari Probolinggo dan hilang kontak diduga tenggelam pada Jum’at (19/10/2018) malam lalu.

Menurut keterangan dari beberapa sumber informasi dilokasi Tim Sar Gabungan melakukan evakuasi menuturkan, satu jenazah itu ditemukan oleh warga Desa Ambet, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan dalam keadaan mengapung di pinggir pantai laut desa setempat.

Sementara itu, Supervisor BPBD Pamekasan mengatakan, penemuan sesosok mayat di Desa Ambet Kecamatan Tlanakan, Pamekasan itu berkat laporan dari masyarakat desa setempat. Diduga, mayat adalah korban ABK KM Cahaya Bahari Jaya yang tenggelam pada saat berlayar dari Probolinggo dan hilang kontak pada Jum’at (19/10/2018) malam lalu.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat desa setempat bahwa telah menemukan sesosok mayat di pinggir pantai sekira pukul 08.00 WIB,” kata Budi Cahyono, Supervisor BPBD Pamekasan, jumat (25/10/2018).

Budi menjelaskan, atas informasi dari masyarakat tersebut pihaknya bersama petugas gabungan dari tim SAR, BPBD, Tagana Dinsos, Polsek Tlanakan serta anggota Koramil Tlanakan langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jenazah dan selanjutnya langsung dilarikan ke RSUD dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, untuk dilakukan visum dan identifikasi.

“Untuk sementara saat ini identitas mayat masih belum diketahui, tapi dugaan sementara mayat juga merupakan ABK KM Cahaya Bahari Jaya, kita tunggu saja nanti hasil visum,” jelas Budi.

Diberitakan sebelumnya, tiga jenazah KM Cahaya Bahari Jaya yang berlayar dari Probolinggo dan hilang kontak diduga tenggelam pada Jum’at (19/10) malam lalu telah ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

Ketiga jenazah tersebut yakni, aras nama Rohim (50) warga Mayangan, Probolinggo, atas nama Iwan (28) dan Abu Yasid Bustami/Tommi (18), keduanya warga Mayangan, Probolinggo.(Nang/Ifa).