Bupati Trengggalek Tegaskan Bantuan ke Sulteng Diseleksi Ketat

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, benar – benar menyeleksi bantuan yang akan dikirim kepada korban gempa dan sunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Tidak hanya kelayakan barang, masa kedaluwarsa bahan makanan pun juga sangat diperhatikan.

Hal ini dijelaskan Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, didampingi Wakilnya H. Moch. Nur Arifin dan Penjabat Sekda, Drs Pariyo saat melepas bantuan peduli Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya.

“Itu memang untuk kemanusiaan, maka harus kita teliti dan seleksi barang apa saja yang dibutuhkan saudara kita di sana serta dicek kadaluwarsanya,” ucapnya.

Bupati Trenggalek juga berterima kasih dan mengapresiasi upaya penggalangan bantuan untuk bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulteng tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama elemen bangsa.

“Meskipun Trenggalek dalam keadaan sulit, kekeringan dimana-mana akan tetapi masyarakat Trenggalek masih menunjukkan kepeduliannya,” tandasnya.

Tidak lupa, Bupati Trenggalek ini memberikan semangat kepada tim yang diberangkatkan ke lokasi bencana. Diingatkan olehnya untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan pribadi sehingga dapat maksimal dalam membantu mereka.

“Dijalan harus diperhatikan keselamatan sampai di tujuan,”ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten  Trenggalek,Ratna Sulityowati, mengatakan pihaknya tegas tidak akan mengirimkan barang ataupun makanan yang tidak diketahui riwayat kadaluwarsanya.

“Yang jelas kami pastikan bahwa barang yang kami terima tidak ada yang kedaluwarsanya dalam waktu dekat. Hal ini menjadi perhatian kami, takutnya nanti kita niatnya membantu bila kedaluwarsa justru menimbulkan masalah baru,” terangnya.

Kemudian pakaian pantas pakai yang kita kirim dari masyarakat cukup banyak, kita kemas ada 110 karton khusus pakaian ini. Pakaian pantas pakai ini juga kita sortir, pasalnya tidak semua pakain layak pakai yang dikirim masyarakat ini masih layak.

“Kita pilih dan pastikan benar-benar masih layak, baru kita berani mengirimkan,” jelasnya.

Ditambahkan Kadinsos ini, sebetulnya banyak bantuan yang kita terima dan tidak bisa disebutkan satu persatu.

Berkoordinasi dengan posko bantuan Provinsi Jawa Timur, yang sangat dibutuhkan masyarakat Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya saat ini adalah terpal, makanan bayi dan sebagainya.

“Sehingga bantuan dalam bentuk uang tunai yang diterima, dikonfersi dalam bentuk barang yang memang dibutuhkan oleh mereka,” tegasnya.

Adapun barang yang kita kirim diantaranya berupa bahan makanan seperti beras, kita kirim 3 ton lebih. Kemudian tenda ada 101, selimut 960, matras 100, makanan bayi, susu, pakaian yang memang betul-betul baru, alat untuk beribadah termasuk sarung, mukena, sajadah dan bahan makanan yang lain. Bantuan ini akan kita kirimkan ke Posko Bencana Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Jawa Timur.(ham)