Diduga Abaikan K3 Sebabkan Kecelakaan Kerja di Proyek Pasar Gandusari Trenggalek

Petugas kepolisian dan Dinas Komindag Kab. Trenggalek menyidak langsung beton yang menimpa pekerja proyek rehab Pasar Kecamatan Gandusari Kab. Trenggalek hingga tewas.

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kecelakaan kerja yang dialami salah satu pekerja bagian mekanikYoky Saputro (21) seorang pekerja mekanik, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, di pembangunan rehab Pasar Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, diduga perusahaan yang mengerjakannya tidak maksimal dalam menerapkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

PT Panca Kartika Jaya, perusahaan jasa kontruksi asal Malang yang mengerjakan proyek senilai Rp 5,048 Miliar dengan sumber anggaran Tugas pembantuan ( TP ) dari Kementrian Perdagangan RI ini terkesan sembarangan.

Bahkan terkesan ada pembiaran dari dinas terkait,buktinya dari pihak rekanan PT Panca Kartika Jaya tidak mengindahkan peraturan pemerintah yaitu tidak mengindahkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3), sehingga terjadi kecelakaan kerja yang menewaskan salah satu pekerja ,Selasa,(30/10/2018) kemarin.

Penguna Anggaran ( PA ) dari paket Pekerjaan tersebut, Moch Siswanto yang juga Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan ( Komindag ) Pemkab Trenggalek mengatakan, dari evaluasi pelaksanaan , pihaknya telah mengingatkan rekanan agar memperhatikan standard operating procedure (SOP) agar terhindar dari resiko pekerjaan termasuk K3.

”Sebetulnya dari pihak kita sudah mengingatkan bahkan kita juga suduh menegur rekanan supaya dalam sistem pembangunanya mengacu pada penawaran,segala sesuatu yang ada pada penawaran supaya dipenui termasuk pagar seng yang mengelilingingi dalam pembangunan pasar tersebut,akan tetapi rekanan tidak membuatnya,”ungkap Siswanto.

Nonot Harnanto, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) di Dinas Komindag , ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, langkah terhadap pelaksana pekerjaan sudah menegur ketidak adanya K3 itu.

”Kita sudah menegur dari pihak rekanan supaya menerapkan menejemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3),akan tetapi dari pihak rekanan tidak melaksanakannya,”pungkasnya.

Kini kasus itu masih didalami pihak kepolisian guna memastikan penyebab kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja proyek tersebut.(ays/ham)