SURABAYA, KANALINDONESIA.COM:  Operasi PPKM Darurat terus gencar dilaksanakan secara menyeluruh. Seperti halnya Kelurahan Dr. Soetomo Surabaya yang turun langsung menyidak ke sejumlah tempat usaha, terutama warung kopi (warkop) di kawasan Jalan Kupang Panjaan Surabaya, Kamis (15/7/2021) siang.

Petugas yang berjumlahkan 6 orang, terdiri dari Lurah Dr. Soetomo Surabaya, anggota Linmas dan sisanya staff Kelurahan menghampiri Warkop Bang Jay. Disana petugas memberikan arahan dan imbauan kepada penjaga warkop.

“Pak Pol PP mau ngomong gak oleh nyangkruk nag warkop, kudu dibungkus, lakune piro? (Pak Pol PP tadi bilang sama saya, disuruh dibungkus saja, nanti laku berapa?),” keluh penjaga warkop yang akrab disapa Mbak Emy ini.

Namun pada saat sidak tersebut, sempat terjadi adu argumen antara Lurah Amari dengan wartawan yang hendak mengambil gambar kegiatan Operasi PPKM Darurat tersebut. Dengan nada tinggi, Amari melarang wartawan untuk meliput kegiatan dengan meminta tanda pengenal (press card).

“Masnya dari media mana, jangan diliput. Kenapa foto-foto begitu. Punya tanda pengenalnya (press card)? Mana coba tunjukkan saya,” kata Amari kepada wartawan di lokasi.

Addy, wartawan kanalindonesia.com biro Surabaya mengaku selain Amari, anggota Linmas pun juga serupa, meminta kartu tanda pengenal miliknya.

“Ketika saya ambil gambar tidak boleh dan katanya Pak Lurah gak boleh diliput. Saya juga sempat dimintain press card dengan nada emosi. Padahal saya juga sudah bilang sebelumnya kalau dari media tapi tetap ngotot minta saya nunjukkan press card,” ungkap Addy. Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here